PSM Juga Melapor ke AFC dan FIFA
Editor Bolanet | 1 Maret 2013 20:24
- Manajemen PSM Makassar akan memproses pelanggaran dan kejanggalan yang terjadi saat PSM bertemu di Stadion Maguwoharjo, Selasa (26/2) lalu. Bahkan, pelatih Petar Segrt berencana untuk melapor langsung ke AFC dan FIFA.
Langkah tersebut dilakukan Petar bukan berarti tidak percaya pada PSSI lagi, tapi ingin agar masalah seperti ini tidak berlarut-larut dan terus terulang. Karena, menurut Petar, pelanggaran dan kejanggalan yang yang terjadi saat itu sangat serius dan seharusnya menjadi perhatian lebih dari PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
“Masalah seperti ini terus terulang karena kurang perhatian. Makanya, sepakbola Indonesia tidak maju-maju,” ujarnya.
Bahkan, pelatih berusia 46 tahun itu menilai jika antara PSSI dan PT LPIS tidak sinkron. Hal itu terbukti dengan kasus yang dialami Cristian Febre. Pemain asal Chile itu dilarang main 25 menit sebelum laga karena hanya mengantongi ITC Clearence.
Padahal ITC itu dikeluarkan sendiri oleh PSSI. Tapi, saat laga, pihak LPIS tidak menerima ITC Clearence Febre.
“Anehnya, kenapa Zhekov bisa tiba-tiba main dengan ITC yang baru saja terbit. Padahal dalam starting list namanya tidak ada, ini sangat mencurigakan,” ujarnya.
Mantan pelatih Bali Devata itu berharap agar kasus tersebut diselesaikan secepatnya. Menurutnya, adanya kasus ini akan semakin memperburuk keadaan sepakbola Indonesia yang mamang sudah krisis karena dualisme kompetisi.
Sementara itu, Media Official PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat protes terkait pelanggaran yang terjadi sat Perseman vs PSM. Wina menyakinkan bahwa surat tersebut sudah diterima PSSI dan PT LPIS.
“Dan tentunya kita kasih batasan waktu kepada mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sebelum kita kembali ke Makassar untuk persiapan laga kandang,” ujarnya. (nda/dzi)
Langkah tersebut dilakukan Petar bukan berarti tidak percaya pada PSSI lagi, tapi ingin agar masalah seperti ini tidak berlarut-larut dan terus terulang. Karena, menurut Petar, pelanggaran dan kejanggalan yang yang terjadi saat itu sangat serius dan seharusnya menjadi perhatian lebih dari PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL.
“Masalah seperti ini terus terulang karena kurang perhatian. Makanya, sepakbola Indonesia tidak maju-maju,” ujarnya.
Bahkan, pelatih berusia 46 tahun itu menilai jika antara PSSI dan PT LPIS tidak sinkron. Hal itu terbukti dengan kasus yang dialami Cristian Febre. Pemain asal Chile itu dilarang main 25 menit sebelum laga karena hanya mengantongi ITC Clearence.
Padahal ITC itu dikeluarkan sendiri oleh PSSI. Tapi, saat laga, pihak LPIS tidak menerima ITC Clearence Febre.
“Anehnya, kenapa Zhekov bisa tiba-tiba main dengan ITC yang baru saja terbit. Padahal dalam starting list namanya tidak ada, ini sangat mencurigakan,” ujarnya.
Mantan pelatih Bali Devata itu berharap agar kasus tersebut diselesaikan secepatnya. Menurutnya, adanya kasus ini akan semakin memperburuk keadaan sepakbola Indonesia yang mamang sudah krisis karena dualisme kompetisi.
Sementara itu, Media Official PSM, Andi Widya Syadzwina, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat protes terkait pelanggaran yang terjadi sat Perseman vs PSM. Wina menyakinkan bahwa surat tersebut sudah diterima PSSI dan PT LPIS.
“Dan tentunya kita kasih batasan waktu kepada mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Setidaknya sebelum kita kembali ke Makassar untuk persiapan laga kandang,” ujarnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorg Mundur, Rudi Keltjes Jadi Pelatih PSM Makassar
Bola Indonesia 12 Februari 2014, 16:23
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
-
Kaleidoskop Sepakbola Nasional 2013
Editorial 24 Desember 2013, 20:37
-
Komdis PSSI Buktikan Adanya Mafia Sepak Bola di IPL
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 22:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:07
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 07:07
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

