PSM Kecewa Kinerja Wasit Iwan Sukoco
Editor Bolanet | 23 Februari 2014 23:31
- Pelatih PSM Makassar, Rudi William Keltjes, mengaku menerima hasil seri 1-1 atas Raja Ampat. Namun, ia tidak menerima kepemimpinan wasit Iwan Sukoco di lapangan.
Rudi menilai, wasit tidak fair dalam memberikan keputusan di lapangan. Bahkan terkesan berat ke tim tamu Persiram.
Yang paling bikin kecewa adalah wasit. Keputusan-keputusannya di lapangan membuat pemain di lapangan tidak bisa fokus sehingga sering emosi, kata Rudi.
Kalau jujur, dari pemantauan saya, kita (PSM) harusnya dapat tiga penalti dan mereka dua, kata mantan pelatih Persebaya ini.
Wasit Iwan memberikan satu penalti kepada PSM di penghujung babak pertama dan berhasil berbuah gol oleh Ponaryo Astaman. Selain itu, Persiram juga menerima dua hadiah penalti. Pertama di awal babak kedua namun tendangan Osas Saha bisa ditepis Markus Horison dan penalti kedua di penghujung babak kedua karena Ponaryo handsball, Mbida Messi akhirnya bisa menaklukan Markus.
PSM harusnya dapat dua penalti di babak kedua. Ardan dan Abanda juga dijatuhkan di kotak penalti tapi wasit sepertinya tidak melihatnya, tutur Rudi.
Saya tidak mau mengevaluasi wasit, biar Tuhan yang membalasnya. Tapi, jika wasit seperti ini masih ada, tidak jujur di lapangan, kita akan main cara Makassar, ungkap Rudi.
Rudi menilai permainan Persiram sangat kasar, bahkan menjulukinya sebagai permainan sepakbola bar-bar. Itu terlihat dengan banyaknya pemain PSM yang cedera, jalan terpincang, keluar dari lapangan. Bahkan, Michael harus ditandu keluar lapangan, Syamsul yang biasanya kuat, menyerah juga dan akhirnya diganti.
Semoga tidak ada lagi permainan seperti ini. Itu sepakbola bar-bar, kata Rudi. (nda/dzi)
Rudi menilai, wasit tidak fair dalam memberikan keputusan di lapangan. Bahkan terkesan berat ke tim tamu Persiram.
Yang paling bikin kecewa adalah wasit. Keputusan-keputusannya di lapangan membuat pemain di lapangan tidak bisa fokus sehingga sering emosi, kata Rudi.
Kalau jujur, dari pemantauan saya, kita (PSM) harusnya dapat tiga penalti dan mereka dua, kata mantan pelatih Persebaya ini.
Wasit Iwan memberikan satu penalti kepada PSM di penghujung babak pertama dan berhasil berbuah gol oleh Ponaryo Astaman. Selain itu, Persiram juga menerima dua hadiah penalti. Pertama di awal babak kedua namun tendangan Osas Saha bisa ditepis Markus Horison dan penalti kedua di penghujung babak kedua karena Ponaryo handsball, Mbida Messi akhirnya bisa menaklukan Markus.
PSM harusnya dapat dua penalti di babak kedua. Ardan dan Abanda juga dijatuhkan di kotak penalti tapi wasit sepertinya tidak melihatnya, tutur Rudi.
Saya tidak mau mengevaluasi wasit, biar Tuhan yang membalasnya. Tapi, jika wasit seperti ini masih ada, tidak jujur di lapangan, kita akan main cara Makassar, ungkap Rudi.
Rudi menilai permainan Persiram sangat kasar, bahkan menjulukinya sebagai permainan sepakbola bar-bar. Itu terlihat dengan banyaknya pemain PSM yang cedera, jalan terpincang, keluar dari lapangan. Bahkan, Michael harus ditandu keluar lapangan, Syamsul yang biasanya kuat, menyerah juga dan akhirnya diganti.
Semoga tidak ada lagi permainan seperti ini. Itu sepakbola bar-bar, kata Rudi. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming PSM vs Persib - Pekan 33 BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 12:35
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 17 Mei 2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











