PSSI Dan LPIS Utang 4,3 M Kepada Semen Padang
Editor Bolanet | 26 Juli 2012 23:48
- Kabar mencengangkan datang dari tim kampiun IPL, Semen Padang. Hingga saat ini tim Kabau Sirah masih menanti pelunasan utang dari dan PT LPIS sebesar 4,3 miliar.
Menurut Ketua Umum Semen Padang, Erizal Anwar, utang sebesar itu adalah kompensasi yang seharusnya menjadi hak mereka setelah menjadi juara IPL serta runner up Piala Indonesia 2012.
Sebagai juara IPL, Semen Padang seharusnya mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar. Sementara sebagai runner up Piala Indonesia, Kabau Sirah berhak atas uang tunai sebesar Rp. 250 juta ditambah hadiah dari pihak sponsor sebesar Rp. 150 juta. Jika ditotal dengan jumlah hadiah perjalanan di setiap fase di Piala Indonesia, uang yang belum didapatkan SP sebesar Rp 4,3 miliar.
Sampai saat ini, hak kami itu belum diberikan oleh PSSI dan PT LPIS. Sebagai juara IPL kami berhak atas hadiah Rp2,5 miliar ditambah hadiah-hadiah lainnya yang jika ditotal mencapai Rp4,3 miliar, ujarnya.
Ia pun merasa prihatin dengan keadaan tersebut dan masih akan terus menagih kepada regulator kompetisi (LPIS) dan PSSI. Sudah cukup banyak mereka berutang kepada kami. Dan, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kepastian dari mereka soal pembayaran tersebut. Kami terus melakukan proses penagihan per minggu dengan LPIS. Jika tidak juga terealisasi, kami akan teruskan kepada PSSI, katanya.
Kami berharap dalam waktu dekat masalah ini bisa diselesaikan oleh mereka. Kami juga sangat membutuhkan dana tersebut karena masih punya banyak kewajiban dengan pemain. Anggaran kami pun sudah tidak ada lagi untuk menyelesaikan masalah kontrak dengan pemain, jelasnya. (ant/dzi)
Menurut Ketua Umum Semen Padang, Erizal Anwar, utang sebesar itu adalah kompensasi yang seharusnya menjadi hak mereka setelah menjadi juara IPL serta runner up Piala Indonesia 2012.
Sebagai juara IPL, Semen Padang seharusnya mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar. Sementara sebagai runner up Piala Indonesia, Kabau Sirah berhak atas uang tunai sebesar Rp. 250 juta ditambah hadiah dari pihak sponsor sebesar Rp. 150 juta. Jika ditotal dengan jumlah hadiah perjalanan di setiap fase di Piala Indonesia, uang yang belum didapatkan SP sebesar Rp 4,3 miliar.
Sampai saat ini, hak kami itu belum diberikan oleh PSSI dan PT LPIS. Sebagai juara IPL kami berhak atas hadiah Rp2,5 miliar ditambah hadiah-hadiah lainnya yang jika ditotal mencapai Rp4,3 miliar, ujarnya.
Ia pun merasa prihatin dengan keadaan tersebut dan masih akan terus menagih kepada regulator kompetisi (LPIS) dan PSSI. Sudah cukup banyak mereka berutang kepada kami. Dan, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kepastian dari mereka soal pembayaran tersebut. Kami terus melakukan proses penagihan per minggu dengan LPIS. Jika tidak juga terealisasi, kami akan teruskan kepada PSSI, katanya.
Kami berharap dalam waktu dekat masalah ini bisa diselesaikan oleh mereka. Kami juga sangat membutuhkan dana tersebut karena masih punya banyak kewajiban dengan pemain. Anggaran kami pun sudah tidak ada lagi untuk menyelesaikan masalah kontrak dengan pemain, jelasnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38



















