PSSI Diklaim Tak Ikut Bayar Sewa Ambulans Udara untuk Pulangkan Shin Tae-yong
Asad Arifin | 28 Maret 2021 12:14
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kini sudah berada di Korea Selatan untuk menjalani perawatan. Shin Tae-yong pulang ke negaranya dengan memakai ambulans udara.
Seperti dikabarkan media asal Korea Selatan, Yonhap, PSSI diklaim tidak membiayai transportasi kepulangan Shin Tae-yong ke Korea Selatan.
Shin Tae-yong dinyatakan negatif COVID-19 pada Jumat (26/3/2021) setelah dirawat secara intensif selama sepekan di rumah sakit di Jakarta.
Masih dari pemberitaan Yonhap, Shin Tae-yong terbang ke Korsel pada Sabtu (27/3/2021) pagi WIB dengan menaiki ambulans udara. Pria berusia 51 tahun itu bakal melanjutkan perawatan di Seoul karena penyakit kronisnya makin parah.
Yonhap mengabarkan bahwa Shin Tae-yong menanggung ongkos kepulangannya sendiri dengan difasilitasi ambulans udara oleh Kedubes Korsel.
PSSI Hanya Bayar Perawaran Shin Tae-yong di Jakarta
Yonhap mengabarkan bahwa Shin Tae-yong menanggung ongkos kepulangannya sendiri dengan difasilitasi ambulans udara oleh Kedubes Korsel.
Biaya ambulans udara dari Jakarta menuju Bandara Incheon ditaksir mencapai 130 juta won atau setara dengan Rp1,6 miliar.
"Coach Shin Tae-yong sudah sembuh dari virus corona, namun diputuskan untuk kembali ke Korsel karena penyakit kronisnya. Dia menanggung biaya sendiri," tulis Yonhap dalam pemberitaaannya, Sabtu (27/3/2021).
"PSSI dikabarkan hanya membayar biaya perawatan Shin Tae-yong selama dirawat di rumah sakit yang ada di Jakarta," lanjut narasi dari Yonhap.
Keadaan Shin Tae-yong disinyalir masih drop mengingat ambulans udara pada umumnya dipakai untuk membawa pasien yang sakit parah atau lemah jika harus bertahan lama di penerbangan komersial.
"Ambulans udara yang digunakan oleh coach Shin Tae-yong disediakan oleh Kedubes Korsel. Biaya ambulans udara dari Jakarta ke Korsel sekitar 130 juta won," demikian keterangan Yonhap.
Penyakit Kronis Memburuk
Pasca negatif COVID-19, kondisi Shin Tae-yong belum membaik. Justru, penyakit kronisnya makin memburuk efek dari terpapar virus corona selama sepekan.
"Saya telah negatif COVID-19 setelah menjalani perawatan, tapi penyakit kronis lainnya memburuk. Jadi saya memutuskan untuk kembali ke Korea Selatan setelah perawatan di Indonesia," kata Shin Tae-yong dinukil dari Yonhap.
Shin Tae-yong tidak menjelaskan penyakit kronis apa yang diidapnya, namun, Lee Jae-hong selaku asistennya di Timnas Indonesia pernah mengatakan bahwa bosnya itu memikiki riwayat penyakit diabetes.
"Sebelum dinyatakan positif COVID-19, saya mengalami kesulitan tanpa mengetahui nama penyakitnya selama dua pekan. Ketika itu, kondisi saya masih baik-baik saya," tutur Shin Tae-yong.
Bola.com mencoba mengonfirmasi pemberitaan Yonhap kepada Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. Namun, pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu meminta pertanyaan ini dilemparkan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
"Silakan sama Sekjen PSSI, saya masih mengikuti Kongres Asprov PSSI Jawa Timur," kata Iwan Bule.
Sementara itu, Yunus Nusi belum merespons upaya konfirmasi dari Bola.com.
Sumber: Yonhap
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Benediktus Gerendo, 27 Maret 2021)
Baca Ini Juga:
- Cari Pemain untuk Timnas Indonesia, 2 Asisten Shin Tae-yong Pantau Langsung Piala Menpora 2021
- PSSI Belum Tahu Kapan Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia
- Sudah Negatif COVID-19, Hari Ini Shin Tae-yong Pulang ke Korea Selatan
- Asisten Pelatih Timnas Indonesia Sebut Shin Tae-yong Sudah Negatif dari Virus Corona
- PSSI dan Asisten Pelatih Timnas Indonesia Bagikan Kabar Shin Tae-yong yang Dilarikan ke HCU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








