PSSI Harus Bertanggungjawab Atas Konflik Persebaya
Editor Bolanet | 15 April 2015 14:27
- Mantan manajer dan Ketua Umum Persebaya, Arif Affandi angkat suara terkait dualisme Persebaya yang saat ini menyeruak kembali. Menurut Arif, masalah ini harus dikembalikan kepada PSSI. Sebab PSSI lah yang melegitimasi dari akar konflik Persebaya.
PSSI kalau dengan Persebaya itu ibarat anak yang durhaka. Sebab PSSI lahir dari rahim Persebaya dan klub lainnya. Tapi Persebaya menjadi compang-camping karena kebijakan PSSI, ucap Arif dalam diskusi berjudul 'Sumbangsih Persebaya untuk Sepakbola Indonesia'.
Arif menjelaskan bahwa perpecahan Persebaya bermula sejak mulainya rezim industrialisasi di sepakbola, sekitar tahun 2008 hingga 2010. Saat itulah Persebaya mulai dilanda konflik internal yang berujung perpecahan. Dan konflik internal Persebaya dilegitimasi oleh PSSI.
Ketika Persebaya dikuasai rezim IPL, yang diakui Persebaya 1927. Ketika rezim IPL tidak berkuasa lagi, Persebaya lain yang diakui. Satu-satunya jalan, kita mendorong dan meminta PSSI bertanggungjawab, sambung mantan wakil walikota Surabaya ini. [initial]
(faw/mac)
PSSI kalau dengan Persebaya itu ibarat anak yang durhaka. Sebab PSSI lahir dari rahim Persebaya dan klub lainnya. Tapi Persebaya menjadi compang-camping karena kebijakan PSSI, ucap Arif dalam diskusi berjudul 'Sumbangsih Persebaya untuk Sepakbola Indonesia'.
Arif menjelaskan bahwa perpecahan Persebaya bermula sejak mulainya rezim industrialisasi di sepakbola, sekitar tahun 2008 hingga 2010. Saat itulah Persebaya mulai dilanda konflik internal yang berujung perpecahan. Dan konflik internal Persebaya dilegitimasi oleh PSSI.
Ketika Persebaya dikuasai rezim IPL, yang diakui Persebaya 1927. Ketika rezim IPL tidak berkuasa lagi, Persebaya lain yang diakui. Satu-satunya jalan, kita mendorong dan meminta PSSI bertanggungjawab, sambung mantan wakil walikota Surabaya ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










