PSSI Kembali Gelar Soeratin Cup
Editor Bolanet | 8 September 2014 11:11
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () kembali menggelar Soeratin Cup. Bidang Kompetisi PSSI, Tommy Welly, menganggap Soeratin Cup sebagai sebuah kebutuhan yang dapat membuat gerak maju sepak bola Indonesia.
Kompetisi berlapis dari level amatir hingga profesional yang dikemas bersama PT Liga Indonesia sebagai sumber asupan tim nasional berjenjang di bawah supervisi Badan Tim Nasional (BTN), diyakini belum cukup. Sehingga nantinya, Soeratin Cup digulirkan pada Agustus-Desember 2014.
Soeratin Cup harus dijaga supaya tumbuh menjadi kompetisi usia muda yang mumpuni dan terpercaya, ungkapnya.
Soeratin Cup bukan kompetisi baru di pentas sepakbola Indonesia. Digelar pertama pada 1965 atau 35 tahun setelah PSSI berdiri, Soeratin Cup berjalan konsisten sebelum terhenti sejak pergelaran 2012 yang dijuarai PSDS Deli Serdang.
Jika sebelumnya ditujukan bagi usia di bawah 18 tahun, ke depan di bawah 17. Skema kompetisi pun bertahap. Dimulai di tingkat provinsi, regional hingga nasional.
Jumlah klub kontestan di tingkat provinsi tidak sama. Sebab bergantung kesiapan dan jumlah anggota setiap Asprov PSSI. Dengan begitu, kuota klub yang lolos ke tingkat regional juga tidak sama.
Tingkat regional dibagi 2 tahap yang libatkan 64 klub. Lewat sistem knock out home and away, 32 klub melaju ke tahap II.
Di tahap II tersaring 16 klub. Mereka bersaing di tingkat nasional. Dibagi 4 grup, mereka mainkan sistem home tournament. Juara dan runner up grup ke 8 besar yang berlakukan sistem knock out. Klub pemenang tampil di semifinal yang kemudian hasilkan 2 finalis untuk berebut mahkota juara Soeratin Cup. (esa/pra)
Kompetisi berlapis dari level amatir hingga profesional yang dikemas bersama PT Liga Indonesia sebagai sumber asupan tim nasional berjenjang di bawah supervisi Badan Tim Nasional (BTN), diyakini belum cukup. Sehingga nantinya, Soeratin Cup digulirkan pada Agustus-Desember 2014.
Soeratin Cup harus dijaga supaya tumbuh menjadi kompetisi usia muda yang mumpuni dan terpercaya, ungkapnya.
Soeratin Cup bukan kompetisi baru di pentas sepakbola Indonesia. Digelar pertama pada 1965 atau 35 tahun setelah PSSI berdiri, Soeratin Cup berjalan konsisten sebelum terhenti sejak pergelaran 2012 yang dijuarai PSDS Deli Serdang.
Jika sebelumnya ditujukan bagi usia di bawah 18 tahun, ke depan di bawah 17. Skema kompetisi pun bertahap. Dimulai di tingkat provinsi, regional hingga nasional.
Jumlah klub kontestan di tingkat provinsi tidak sama. Sebab bergantung kesiapan dan jumlah anggota setiap Asprov PSSI. Dengan begitu, kuota klub yang lolos ke tingkat regional juga tidak sama.
Tingkat regional dibagi 2 tahap yang libatkan 64 klub. Lewat sistem knock out home and away, 32 klub melaju ke tahap II.
Di tahap II tersaring 16 klub. Mereka bersaing di tingkat nasional. Dibagi 4 grup, mereka mainkan sistem home tournament. Juara dan runner up grup ke 8 besar yang berlakukan sistem knock out. Klub pemenang tampil di semifinal yang kemudian hasilkan 2 finalis untuk berebut mahkota juara Soeratin Cup. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
-
Kritik Keras untuk 3 Pemain Inggris: Arogan dan Tidak Peka
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:37
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:30
-
Gokil! Setelah Nico Paz, Como Mau Datangkan Pemain Chelsea Ini
Liga Italia 28 Juni 2026, 22:30
-
Bukan Wacana, MU Mulai Seriusi Transfer Julian Alvarez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














