PSSI Lapor Menpan & RB, Ini Kata Kemenpora
Editor Bolanet | 22 Juni 2015 19:09
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak terganggu dengan laporan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan & RB).
Hal tersebut, akibat Kemenpora tetap membiarkan Tim Transisi bekerja dan menggantikan peran PSSI. Bahkan PSSI pun menilai, jika pihak Kemenpora sama sekali tidak menghormati keputusan sela dari PTUN.
Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S Dewa Broto, menganggap jika tersebut tidak perlu ditanggapi berlebihan. Bahkan ditegaskan Gatot, hal tersebut merupakan hak PSSI.
Itu hak dari PSSI untuk mengadukan kami ke Menpan. Namun di sisi lain yang perlu kami sampaikan adalah kami tetap menghormati keputusan sela PTUN. Karena di manapun berada, yang namanya peradilan khususnya PTUN lazim dikenal dengan keputusan sela. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menghormati, terang Gatot S Dewa Broto.
Sedangkan terkait Tim Transisi, Kemenpora mengklaim bahwa hanya bekerja sebatas di internal. Hal tersebut, dilakukan karena Tim Transisi menghormati keputusan sela dari PTUN.
Kegiatan Tim Transisi hanya internal, mereka tidak melakukan kegiatan yang sifatnya eksternal. Itu karena mereka menghormati keputusan sela. Jadi, mereka hanya di internal saja. Seandainya eksternal, hanya yang sifatnya terbatas sekali, pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, akibat Kemenpora tetap membiarkan Tim Transisi bekerja dan menggantikan peran PSSI. Bahkan PSSI pun menilai, jika pihak Kemenpora sama sekali tidak menghormati keputusan sela dari PTUN.
Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S Dewa Broto, menganggap jika tersebut tidak perlu ditanggapi berlebihan. Bahkan ditegaskan Gatot, hal tersebut merupakan hak PSSI.
Itu hak dari PSSI untuk mengadukan kami ke Menpan. Namun di sisi lain yang perlu kami sampaikan adalah kami tetap menghormati keputusan sela PTUN. Karena di manapun berada, yang namanya peradilan khususnya PTUN lazim dikenal dengan keputusan sela. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menghormati, terang Gatot S Dewa Broto.
Sedangkan terkait Tim Transisi, Kemenpora mengklaim bahwa hanya bekerja sebatas di internal. Hal tersebut, dilakukan karena Tim Transisi menghormati keputusan sela dari PTUN.
Kegiatan Tim Transisi hanya internal, mereka tidak melakukan kegiatan yang sifatnya eksternal. Itu karena mereka menghormati keputusan sela. Jadi, mereka hanya di internal saja. Seandainya eksternal, hanya yang sifatnya terbatas sekali, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 09:42
-
Erling Haaland Ngetroll Arsenal Lewat Aksi yang Kocak Habis
Liga Inggris 20 April 2026, 09:39
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












