PSSI Layangkan Somasi Kepada Apung Widadi
Editor Bolanet | 10 Februari 2014 20:00
- Polemik antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Ketua Save Our Soccer (SOS), Apung Widadi, terus bergulir.
Mula-mula, Apung menuding PSSI menggunakan hampir separuh dana tim nasional Indonesia U-19, untuk diputar ke klub Persebaya Surabaya. Hal tersebut, sebenarnya lebih ditujukan Apung kepada Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Matalitti (LNM).
Itu tertuang dalam tulisannya, di akun Facebook. Isi tulisan tersebut, yakni Kasihan ya tim U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16 M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Tidak terima tuduhan tersebut, PSSI langsung melayangkan somasi terhadap Apung. Sehingga, Apung diberikan waktu 2x24 jam untuk menjelaskan tulisan yang dimuat di Forum Diskusi Suporter Facebook tersebut.
Pernyataan yang ditulis Apung, tidak berdasar dan menyesatkan. Padahal, PSSI sedang bergairah membangkitkan sepak bola nasional. Saya sesalkan, di tengah upaya PSSI membangun prestasi, ada tuduhan bahwa pengembangan dana Timnas Indonesia U-19 seolah-olah disalahgunakan PSSI, ujar Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan.
Untuk itu, PSSI undang Saudara Apung untuk memberikan bukti-bukti. Kami berikan ruang seluas-luasnya untuk membuktikan statemen yang kami anggap tak berdasar, sambung Aristo.
Dilanjutkan Aristo, Jika Apung tidak mampu mengklarifikasi pernyataan hingga batas waktu yang sudah ditentukan, maka PSSI siap membawa kasus tersebut ke wilayah hukum.
Terhitung hari ini, kami beri waktu 8x24 jam agar Apung dapat datang ke PSSI. Kalau tidak mampu memberikan bukti, dia kami pastikan telah melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong, tuturnya. (esa/dzi)
Mula-mula, Apung menuding PSSI menggunakan hampir separuh dana tim nasional Indonesia U-19, untuk diputar ke klub Persebaya Surabaya. Hal tersebut, sebenarnya lebih ditujukan Apung kepada Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Matalitti (LNM).
Itu tertuang dalam tulisannya, di akun Facebook. Isi tulisan tersebut, yakni Kasihan ya tim U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai 16 M diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.
Tidak terima tuduhan tersebut, PSSI langsung melayangkan somasi terhadap Apung. Sehingga, Apung diberikan waktu 2x24 jam untuk menjelaskan tulisan yang dimuat di Forum Diskusi Suporter Facebook tersebut.
Pernyataan yang ditulis Apung, tidak berdasar dan menyesatkan. Padahal, PSSI sedang bergairah membangkitkan sepak bola nasional. Saya sesalkan, di tengah upaya PSSI membangun prestasi, ada tuduhan bahwa pengembangan dana Timnas Indonesia U-19 seolah-olah disalahgunakan PSSI, ujar Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan.
Untuk itu, PSSI undang Saudara Apung untuk memberikan bukti-bukti. Kami berikan ruang seluas-luasnya untuk membuktikan statemen yang kami anggap tak berdasar, sambung Aristo.
Dilanjutkan Aristo, Jika Apung tidak mampu mengklarifikasi pernyataan hingga batas waktu yang sudah ditentukan, maka PSSI siap membawa kasus tersebut ke wilayah hukum.
Terhitung hari ini, kami beri waktu 8x24 jam agar Apung dapat datang ke PSSI. Kalau tidak mampu memberikan bukti, dia kami pastikan telah melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan juga penyebaran berita bohong, tuturnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengenal 3 Maskot Piala Dunia 2026: Maple, Zayu, dan Clutch
Piala Dunia 4 Juni 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















