PSSI Menolak Akui Kompetisi Milik PT LPIS
Editor Bolanet | 29 September 2013 00:36
- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, mengungkapkan fakta mengejutkan, disela rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/9) malam. Yakni, jika Exco tidak mengakui keberadaan kompetisi yang diputar PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Keputusan tersebut, sebenarnya sudah diambil Exco setelah melihat hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada 18 September lalu. Komdis meminta PT LPIS untuk merevisi klasemen dan jadwal IPL serta Divisi Utama, namun tidak dipatuhi hingga tanggal 25 September, kata Joko.
Rapat Exco mencoba memperdalam integritas kompetisi dan anggota PT LPIS. Kesimpulannya, kompetisi IPL beserta Divisi Utama putaran 1 dan 2 dinyatakan gagal. Exco tidak mengakui dan diminta kompetisi untuk dihentikan, sambungnya.
Dilanjutkannya, PSSI sebenarnya tidak melarang PT LPIS untuk melanjutkan putaran kedua. Sayangnya, Exco PSSI tetap menolak untuk mengakui keberadaan kompetisi tersebut.
Sebab, unifikasi dipastikan bergulir di tahun 2014. Keberlangsungan IPL tak bisa dihalangi tapi validitasnya tidak diakui. Maknanya, tidak menghentikan tapi melihat penegakan disiplin dan ketaatan liga yang tidak dipatuhi PT LPIS. Exco memahami Komdis yang memerintahkan PSSI untuk membuat format baru untuk LPIS tak bisa dijalankan. Pasalnya, ada 13 klub yang meminta kompetisi dihentikan dan LPIS kemungkinan akan gagal lagi jika format baru dibuat, tuntasnya. (esa/pra)
Keputusan tersebut, sebenarnya sudah diambil Exco setelah melihat hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada 18 September lalu. Komdis meminta PT LPIS untuk merevisi klasemen dan jadwal IPL serta Divisi Utama, namun tidak dipatuhi hingga tanggal 25 September, kata Joko.
Rapat Exco mencoba memperdalam integritas kompetisi dan anggota PT LPIS. Kesimpulannya, kompetisi IPL beserta Divisi Utama putaran 1 dan 2 dinyatakan gagal. Exco tidak mengakui dan diminta kompetisi untuk dihentikan, sambungnya.
Dilanjutkannya, PSSI sebenarnya tidak melarang PT LPIS untuk melanjutkan putaran kedua. Sayangnya, Exco PSSI tetap menolak untuk mengakui keberadaan kompetisi tersebut.
Sebab, unifikasi dipastikan bergulir di tahun 2014. Keberlangsungan IPL tak bisa dihalangi tapi validitasnya tidak diakui. Maknanya, tidak menghentikan tapi melihat penegakan disiplin dan ketaatan liga yang tidak dipatuhi PT LPIS. Exco memahami Komdis yang memerintahkan PSSI untuk membuat format baru untuk LPIS tak bisa dijalankan. Pasalnya, ada 13 klub yang meminta kompetisi dihentikan dan LPIS kemungkinan akan gagal lagi jika format baru dibuat, tuntasnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











