PSSI Nantikan Langkah Kemenpora Cabut SK Pembekuan
Editor Bolanet | 16 Juni 2015 20:15
- Sanksi yang diberikan FIFA kepada Indonesia, nampaknya masih bakal berlangsung panjang. Pasalnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), masih tetap pada pendiriannya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, menerangkan jika tetap meneruskan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), selama Kemenpora juga masih belum mencabut Surat Keputusan pembekuan PSSI, per 17 April.
Sejak awal, kami sudah melakukan transparansi keuangan. Kalau soal pencabutan Surat Keputusan, tentu harus kembali ke surat FIFA. Sanksi dijatuhkan karena FIFA merasa adanya intervensi. Saya pikir apabila SK dicabut, semua akan lancar. Kami juga akan mencabut gugatan di PTUN, ujarnya.
Sedangkan sebelumnya, DPR-RI juga sudah meminta Kemenpora untuk melakukan pertemuan dengan PSSI selambat-lambatnya hingga 23 Juni.
Hal tersebut, sesuai dengan kesimpulan rapat kerja Menpora dengan Komisi X DPR RI, Rabu (10/6). Pertemuan diminta untuk dilakukan Menpora supaya membicarakan rencana penyelenggaraan kompetisi dalam menghidupkan kembali persepakbolaan Indonesia, serta langkah-langkah strategis untuk segera mengakhiri sanksi FIFA.
Pastinya, posisi kami kini menunggu. Ketika undangan datang, kami akan datang memenuhinya, pungkasnya. (esa/dzi)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, menerangkan jika tetap meneruskan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), selama Kemenpora juga masih belum mencabut Surat Keputusan pembekuan PSSI, per 17 April.
Sejak awal, kami sudah melakukan transparansi keuangan. Kalau soal pencabutan Surat Keputusan, tentu harus kembali ke surat FIFA. Sanksi dijatuhkan karena FIFA merasa adanya intervensi. Saya pikir apabila SK dicabut, semua akan lancar. Kami juga akan mencabut gugatan di PTUN, ujarnya.
Sedangkan sebelumnya, DPR-RI juga sudah meminta Kemenpora untuk melakukan pertemuan dengan PSSI selambat-lambatnya hingga 23 Juni.
Hal tersebut, sesuai dengan kesimpulan rapat kerja Menpora dengan Komisi X DPR RI, Rabu (10/6). Pertemuan diminta untuk dilakukan Menpora supaya membicarakan rencana penyelenggaraan kompetisi dalam menghidupkan kembali persepakbolaan Indonesia, serta langkah-langkah strategis untuk segera mengakhiri sanksi FIFA.
Pastinya, posisi kami kini menunggu. Ketika undangan datang, kami akan datang memenuhinya, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18











