PSSI: Pemerintah Salah Kaprah!
Editor Bolanet | 12 Januari 2013 12:05
- PSSI mengeluarkan bantahan terhadap pernyataan Pelaksana Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono. Menurut PSSI, pernyataan Agung, yang menyebut Komite Olimpiade Indonesia (KOI) diberi wewenang AFC untuk mengawasi empat butir kesepakatan Kuala Lumpur, adalah hal yang salah kaprah.
Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz menyebut bahwa fakta yang terjadi adalah FIFA mengirim surat ke PSSI, 18 Desember 2012 lalu. Dalam surat tersebut, menurut Halim, FIFA telah menerima hasil Kongres Luar Biasa PSSI di Palangkaraya dan meminta PSSI melanjutkan tiga keputusan KLB tersebut.
Selain itu, ada satu poin lagi dari mereka yang meminta klarifikasi apakah voters Solo sudah diikutkan di KLB, ujar Halim.
Lebih lanjut, pria yang karib disapa Gus Iim ini menyebut bahwa PSSI perlu menjaga agar KOI mendapat informasi tangan pertama dari PSSI. Hal ini penting, sambungnya, agar tidak ada info yang misleading, salah arah atau sengaja dikelirukan.
Sebagai federasi yang sah, PSSI juga harus tetap berkomunikasi secara intens dan memberikan laporan kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan FIFA untuk menyelesaikan masalah sepakbola di Indonesia, bukan dengan organisasi lain. Hal ini yang akan, sedang dan selalu dilakukan oleh PSSI sebagai anggota sah FIFA, dia menegaskan. (den/mac)
Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz menyebut bahwa fakta yang terjadi adalah FIFA mengirim surat ke PSSI, 18 Desember 2012 lalu. Dalam surat tersebut, menurut Halim, FIFA telah menerima hasil Kongres Luar Biasa PSSI di Palangkaraya dan meminta PSSI melanjutkan tiga keputusan KLB tersebut.
Selain itu, ada satu poin lagi dari mereka yang meminta klarifikasi apakah voters Solo sudah diikutkan di KLB, ujar Halim.
Lebih lanjut, pria yang karib disapa Gus Iim ini menyebut bahwa PSSI perlu menjaga agar KOI mendapat informasi tangan pertama dari PSSI. Hal ini penting, sambungnya, agar tidak ada info yang misleading, salah arah atau sengaja dikelirukan.
Sebagai federasi yang sah, PSSI juga harus tetap berkomunikasi secara intens dan memberikan laporan kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan FIFA untuk menyelesaikan masalah sepakbola di Indonesia, bukan dengan organisasi lain. Hal ini yang akan, sedang dan selalu dilakukan oleh PSSI sebagai anggota sah FIFA, dia menegaskan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








