PSSI Pertanyakan Kinerja Tim Sembilan Bentukan Kemenpora
Editor Bolanet | 22 April 2015 21:06
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kini balik menyerang Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora). Yakni, mempertanyakan kinerja Tim Sembilan yang dibentuk Kemenpora untuk memantau kondisi persepakbolaan nasional dan PSSI.
Anggota Tim Pembela PSSI, Togar Manahan Nero, mengatakan jika ingin mengetahui apa saja yang sudah dihasilkan Tim Sembilan. Terlebih, telah menggunakan dana masyarakat tersebut.
Pernyataan yang punya efek dan tidak bertanggung jawab, akan kami minta pertanggungjawabannya. Kami akan kirim surat ke Tim Sembilan, yang sebelumnya menyatakan adanya suap, mafia, match fixing, money laundry. Kami mengirimkan surat agar membuktikan, ujar Togar Manahan Nero.
Dilanjutkan Togar, Tim Pembela PSSI dibentuk untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak yang bersikap destruktif. Karena itu, pihaknya segera mengirimkan surat kepada Kemenpora.
Semula, Tim Sembilan yang dibentuk sejak awal Januari 2015 tersebut, memiliki beberapa tujuan. Misalnya yakni, untuk menelusuri dan mencari fakta sepak bola gajah di laga Divisi Utama.
Kemudian, mengevaluasi kondisi sepak bola Indonesia dan diberi tugas selama tiga bulan. Namun belakangan, Menpora Imam Nahrawi dikabarkan memperpanjang masa tugas Tim Sembilan.
Mereka sudah tiga bulan rapat dan sampaikanlah kepada masyarakat. Karena belum menyampaikan, kami minta pertanggungjawaban. Tidak ada lagi alasan butuh waktu. Ini sudah tiga bulan dan didanai APBN, pungkas Togar. (esa/dzi)
Anggota Tim Pembela PSSI, Togar Manahan Nero, mengatakan jika ingin mengetahui apa saja yang sudah dihasilkan Tim Sembilan. Terlebih, telah menggunakan dana masyarakat tersebut.
Pernyataan yang punya efek dan tidak bertanggung jawab, akan kami minta pertanggungjawabannya. Kami akan kirim surat ke Tim Sembilan, yang sebelumnya menyatakan adanya suap, mafia, match fixing, money laundry. Kami mengirimkan surat agar membuktikan, ujar Togar Manahan Nero.
Dilanjutkan Togar, Tim Pembela PSSI dibentuk untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak yang bersikap destruktif. Karena itu, pihaknya segera mengirimkan surat kepada Kemenpora.
Semula, Tim Sembilan yang dibentuk sejak awal Januari 2015 tersebut, memiliki beberapa tujuan. Misalnya yakni, untuk menelusuri dan mencari fakta sepak bola gajah di laga Divisi Utama.
Kemudian, mengevaluasi kondisi sepak bola Indonesia dan diberi tugas selama tiga bulan. Namun belakangan, Menpora Imam Nahrawi dikabarkan memperpanjang masa tugas Tim Sembilan.
Mereka sudah tiga bulan rapat dan sampaikanlah kepada masyarakat. Karena belum menyampaikan, kami minta pertanggungjawaban. Tidak ada lagi alasan butuh waktu. Ini sudah tiga bulan dan didanai APBN, pungkas Togar. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












