PSSI Pinta Bonekmania Tak Gunakan Kembang Api
Editor Bolanet | 13 September 2012 10:10
- PSSI mengimbau pada Bonekmania agar tak menyulut kembang api dan flare saat Timnas menjamu di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya Sabtu (15/9) nanti. Kembang api dan flare selama ini memang diharamkan masuk stadion oleh FIFA dan AFC.
Kembang api dan flare tersebut sangatlah berbahaya bagi penonton yang lain atau pun juga pemain. Bahkan insiden pemain terkena kembang api pernah terjadi di ISL musim lalu. Yaitu, pemain Persiba Balikpapan, Iqbal Samad saat dijamu Persisam Samarinda.
Lebih dari itu, menurut Saleh Ismail Mukadar penyulutan benda-benda seperti itu dapat juga mengurangi poin yang sedang diburu Indonesia guna menaikkan posisi di FIFA Rangking's World. Kita semua ingin menang dan memperbaiki posisi di rangking FIFA. Tapi tidak dengan membawa kembang api dan flare. Kami mohon flare tidak masuk di stadion, tegas Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi ini.
Bonekmania sendiri dikenal cukup atraktif untuk urusan beginian. Bahkan saat insiden padamnya lampu stadion GBT saat menjamu QPR lalu, kembang api mereka bisa dibilang menjadi penyelamat muka panpel.
Untuk itulah CEO Persebaya, I Gede Widiade, sedikit menyayangkan pelarangan ini. Memang, kalau nggak ada kembang apinya bukan Bonek namanya. Tapi ini permintaan PSSI, AFC dan FIFA. Kita harus patuhi, jelasnya.
Saya harap teman-teman Bonekmania bisa mengerti. Panpel akan saya minta lebih ketat dalam melakukan razia, tambahnya. (fjr/end)
Kembang api dan flare tersebut sangatlah berbahaya bagi penonton yang lain atau pun juga pemain. Bahkan insiden pemain terkena kembang api pernah terjadi di ISL musim lalu. Yaitu, pemain Persiba Balikpapan, Iqbal Samad saat dijamu Persisam Samarinda.
Lebih dari itu, menurut Saleh Ismail Mukadar penyulutan benda-benda seperti itu dapat juga mengurangi poin yang sedang diburu Indonesia guna menaikkan posisi di FIFA Rangking's World. Kita semua ingin menang dan memperbaiki posisi di rangking FIFA. Tapi tidak dengan membawa kembang api dan flare. Kami mohon flare tidak masuk di stadion, tegas Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi ini.
Bonekmania sendiri dikenal cukup atraktif untuk urusan beginian. Bahkan saat insiden padamnya lampu stadion GBT saat menjamu QPR lalu, kembang api mereka bisa dibilang menjadi penyelamat muka panpel.
Untuk itulah CEO Persebaya, I Gede Widiade, sedikit menyayangkan pelarangan ini. Memang, kalau nggak ada kembang apinya bukan Bonek namanya. Tapi ini permintaan PSSI, AFC dan FIFA. Kita harus patuhi, jelasnya.
Saya harap teman-teman Bonekmania bisa mengerti. Panpel akan saya minta lebih ketat dalam melakukan razia, tambahnya. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









