PSSI Rapat Dengan Kemenaker Untuk Bahas Izin Wasit Asing
Afdholud Dzikry | 29 Agustus 2017 11:45
Bola.net - - PSSI menggelar rapat dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Senin (28/8/2017). Rapat itu digelar untuk mencari solusi terkait polemik izin wasit asing di kompetisi Liga 1 musim 2017.
Sebelumnya, keberadaan wasit asing dipertanyakan keabsahannya oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). BOPI lantas meminta agar wasit asing menggunakan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).
Di sisi lain, PSSI menyatakan bahwa para wasit itu tak perlu IMTA. Mereka bersikeras para wasit itu hanya perlu mengantongi Visa Kunjungan Usaha (VKU) saja. Karena tidak ada titik temu itulah, akhirnya digelarlah rapat koordinasi penggunaan tenaga kerja asing bidang keolahragaan di Ruang Rapat Sekjen Kemenaker.
Selain dari pihak PSSI, yang diwakili oleh Deputi Sekjen Bidang Sepakbola, Marco Garcia Paulo dan Head of Football Administration & Governence Priyanka L. Tobing, hadir pula perwakilan dari pihak PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi serta Imigrasi dan Kemenpora. Rapat itu sendiri dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Hery Sudarmanto dan Direktur Pengendalian Penggunaan Kemnaker Wisnu Pramono.
Pada rapat tersebut, Marco menjelaskan bahwa keberadaan para wasit asing di paruh kedua kompetisi Liga 1 hanya bersifat uji coba. Menurut rencana, jika hasil uji coba itu memuaskan, maka para wasit itu akan digunakan secara resmi tahun 2018 mendatang.
Uji coba ini pun kami dapat bantuan dari AFC dan beberapa federasi terkait karena hubungan baik. Oke, karena ujicoba maka pihak mereka kirim wasit dan satu wasit hanya untuk memimpin maksimal dua pertandingan. Karena itu juga uji coba kami pun tidak ada kontrak dengan federasinya. Kami pun tidak menggunakan Visa on Arrival, melainkan Visa Kunjungan Usaha, ujar Marco.
Saat ini ada 12 wasit asing dari Iran, Kirgizstan, dan Australia. Tapi yang Australia kami minta keluarkan VKU dari Sydney atau Camberra, tapi karena wasit tersebut masih bertugas di negaranya, maka yang dapat cuma satu (wasit asing) VKU-nya karena dia mewakili. Karena salah komunikasi akhirnya mau enggak mau menggunakan VOA (dua wasit). Tapi kami lapor ke Direktorat untuk mengambil di VKU tapi karena sudah telat, sambungnya.
Kami mengakui ada yang miss karena sudah terlanjur masuk (Indonesia). Nah, proses uji coba ini dalam surat rencananya sampai akhir musim. Tetapi yang sampai saat ini masih di Indonesia adalah wasit dari Kirgizstan. Wasit lainnya sudah kembali ke negaranya, sambungnya.
Akan tetapi, pihak Kemenaker akhirnya menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh PSSI tidak sesuai aturan. Sebab tenaga asing yang bekerja di Indonesia, baik itu dalam jangka waktu pendek atau panjang, harus memiliki IMTA.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












