PSSI Sebut Semen Padang Keliru Memaknai Harmonisasi Timnas
Editor Bolanet | 13 Oktober 2012 06:52
- Bernhard Limbong meminta semua pihak berpikir jernih dalam memaknai hasil pertemuan kedua komite gabungan/Joint Committee (JC) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 September lalu. Penanggung jawab Tim Nasional itu juga mendesak agar mereka bersikap bijaksana.
Jika tidak begitu, Limbong khawatir banyak yang melakukan kekeliruan penafsiran seperti yang dialami klub Semen Padang. Buntutnya, klub berjuluk Kabau Sirah tersebut mengancam segera menarik sembilan pemain dari pemusatan latihan/training centre (TC) Tim Nasional akibat menilai tidak melakukan fungsi harmonisasi.
Bahkan, manajemen Semen Padang yang diwakili Komisaris Utama PT Kabau Sirah, Toto Sudibyo, meminta agar Timnas dan tim bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dapat dilebur sekaligus menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih.
Meraka sangat keliru menanggapi istilah harmonisasi. Sekali lagi, Timnas tetap berada di bawah yurisdiksi PSSI, tegas Limbong.
Dijelaskan Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut, harmonisasi sudah dilakukan PSSI dengan terus memanggil pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sehingga, Limbong mengaku sangat mustahil jika harus menuruti permintaan Toto yang dinilainya mengandung maksud tidak baik. Bahkan, sikap Toto dinilai konyol lantaran berani memberikan batas waktu kepada PSSI untuk melakukan harmonisasi hingga 1 November.
Dia pikir sudah hebat jika berani mengancam PSSI. Kalau mau tarik pemainnya, silahkan saja. Masih banyak pemain yang hebat. Semen Padang harusnya malu, karena hanya dijadikan corong untuk kepentingan KPSI, tegas Limbong.
Sementara itu, terkait rencana penarikan pemain dari TC Timnas, Toto beralasan guna persiapan maksimal jelang tampil di ajang Liga Champions Asia (LCA) dan ISL. Bahkan Toto menegaskan, sama sekali tidak dipengaruhi dengan adanya tekanan dari pihak tertentu ketika menempuh kebijakan tersebut
Kami tidak ingin disebut ikut masuk dalam pusaran konflik antara PSSI dan KPSI. Yang pasti, jumlah sembilan pemain di Timnas sangat menyulitkan kami dalam melakukan persiapan tim, kata Toto.
Sejauh ini, kami tidak pernah berlatih dengan tim penuh. Itulah alasan lain kami berencana melakukan penarikan pemain dari TC Timnas, pungkasnya. (esa/gia)
Jika tidak begitu, Limbong khawatir banyak yang melakukan kekeliruan penafsiran seperti yang dialami klub Semen Padang. Buntutnya, klub berjuluk Kabau Sirah tersebut mengancam segera menarik sembilan pemain dari pemusatan latihan/training centre (TC) Tim Nasional akibat menilai tidak melakukan fungsi harmonisasi.
Bahkan, manajemen Semen Padang yang diwakili Komisaris Utama PT Kabau Sirah, Toto Sudibyo, meminta agar Timnas dan tim bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dapat dilebur sekaligus menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih.
Meraka sangat keliru menanggapi istilah harmonisasi. Sekali lagi, Timnas tetap berada di bawah yurisdiksi PSSI, tegas Limbong.
Dijelaskan Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut, harmonisasi sudah dilakukan PSSI dengan terus memanggil pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sehingga, Limbong mengaku sangat mustahil jika harus menuruti permintaan Toto yang dinilainya mengandung maksud tidak baik. Bahkan, sikap Toto dinilai konyol lantaran berani memberikan batas waktu kepada PSSI untuk melakukan harmonisasi hingga 1 November.
Dia pikir sudah hebat jika berani mengancam PSSI. Kalau mau tarik pemainnya, silahkan saja. Masih banyak pemain yang hebat. Semen Padang harusnya malu, karena hanya dijadikan corong untuk kepentingan KPSI, tegas Limbong.
Sementara itu, terkait rencana penarikan pemain dari TC Timnas, Toto beralasan guna persiapan maksimal jelang tampil di ajang Liga Champions Asia (LCA) dan ISL. Bahkan Toto menegaskan, sama sekali tidak dipengaruhi dengan adanya tekanan dari pihak tertentu ketika menempuh kebijakan tersebut
Kami tidak ingin disebut ikut masuk dalam pusaran konflik antara PSSI dan KPSI. Yang pasti, jumlah sembilan pemain di Timnas sangat menyulitkan kami dalam melakukan persiapan tim, kata Toto.
Sejauh ini, kami tidak pernah berlatih dengan tim penuh. Itulah alasan lain kami berencana melakukan penarikan pemain dari TC Timnas, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














