PSSI Sikapi Gugatan Utang Warisan LPIS Sebanyak Rp 672 Miliar Oleh Target Eleven
Yaumil Azis | 18 Maret 2022 01:20
Bola.net - PSSI mendapatkan klaim dan gugatan utang dari perusahaan Belgia, Target Eleven atas kerja sama dengan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Nilainya tidak kecil, mencapai US$47 Juta atau sekitar Rp672 miliar.
PSSI pun tidak tinggal diam. Induk sepak bola di Tanah Air itu akan menindaklanjutinya dengan penuh perhitungan dan kehati-hatian.
‘’Di bawah kepengurusan Mochamad Iriawan, PSSI berniat baik untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, disadur dari laman PSSI, Kamis (17/3/2022).
"Namun, Target Eleven bersikeras untuk menyeret administrasi sekarang yang tidak tahu menahu mengenai perjanjian yang terjadi hampir satu dekade yang lalu. Sementara itu, pihak LPIS tidak pernah disinggung dan dilibatkan oleh Target Eleven dalam kasus ini,” katanya menambahkan.
Kasus itu dikatakan Yunus terjadi pada era LPIS. Kerja sama yang dilakukan Target Evelen dengan LPIS berlangsung pada 2013.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
PSSI dan PT LPIS
PT LPIS merupakan operator kompetisi saat PSSI berada di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin pada 2013. Ketika itu, PSSI dilanda dualisme kompetisi, antara Indonesian Premier League yang diakui FIFA dan ISL yang diselenggarakan KPSI melalui PT Liga Indonesia.
Menariknya, selama tiga kali kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) PSSI, mulai Djohar Arifin Husin, La Nyalla Mattalitti, hingga Edy Rahmayadi, warisan utang ini tidak pernah disinggung. Termasuk dalam kongres yang dihadiri perwakilan FIFA, AFC, dan AFF.
Namun sekarang, gugatan itu muncul ketika PSSI dipimpin Mochamad Iriawan. Apalagi, kasusnya langsung masuk lewat CAS.
Apa Itu Target Eleven
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, Target Eleven merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang event dan pemasaran olahraga. Selain itu juga di bidang konsultan hukum.
Perusahaan tersebut menagih jasa mereka yang belum dibayar selama bertahun-tahun bekerja. Pada 9 Juni 2021, Target Eleven membawa kasus ini ke Pengadilan Arbritase Olahraga (CAS).
Namun karena tidak ada iktikad baik untuk menyelesaikan permasalahan, Target Eleven lagi-lagi mengajukan gugatan ke CAS. Gugatan terbaru itu pada 23 Februari 2022.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca juga:
Dijamin Iwan Bule dan Shin Tae-yong, Marc Klok Pasti Main di SEA Games 2021
April, Timnas Indonesia U-23 Gantikan Timnas Indonesia U-19 TC di Korea Selatan
Melihat Momen Pertama Kali PSSI Punya Medical Center
Shin Tae-yong Sudah Punya Pemain Senior Selain Marc Klok untuk Timnas Indonesia di SEA Games 2021
Marc Klok Didaftarkan sebagai Pemain Senior Timnas Indonesia di SEA Games 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Naluri dan Mentalitas, Modal Camarda Rebut Tempat di Tim Utama AC Milan
Liga Italia 26 Juli 2026, 18:57
-
Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
Bulu Tangkis 26 Juli 2026, 18:52
-
Rafael Leao Tanggapi Kabar Transfer dengan Satu Kalimat
Liga Italia 26 Juli 2026, 18:35
-
Debut Igor Tolic, Rasa Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Juli 2026, 18:29
-
Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
Tim Nasional 26 Juli 2026, 17:51


















