PT LI Janji Selesaikan Persoalan Diego Mendieta
Editor Bolanet | 4 Desember 2012 15:17
- Meninggalnya pesepakbola asal Paraguay yang pernah memperkuat klub Persis Solo (kontestan Divisi Utama versi PT Liga Indonesia), Diego Antonio Mendieta Romero, membawa duka bagi pentas sepak bola Tanah Air.
Tak ayal, CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono, ikut mengucapkan rasa berbelasungkawa. Tetapi menurutnya, kini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan kepastian kabar seputar belum dibayarnya gaji dan bonus pertandingan penyumbang delapan gol untuk Laskar Sambernyawa- julukan Persis Solo tersebut.
Tidak pantas di tengah kondisi berduka membahas hal tersebut. Masalah seperti itu, nanti kita selesaikan tetapi tidak hari ini. Saya meminta tolong dihargai kondisi yang terjadi, tuturnya.
Semula, Diego dilarikan ke RS Dr Muwardi Solo, pada pekan lalu. Kepada rekan-rekannya, Diego mengeluh tidak enak badan, kepala pusing, dan sering muntah. Merujuk pada hasil pemeriksaan, pemain kelahiran 13 Juni 1980 tersebut ternyata terserang penyakit tifus dan liver.
Malangnya, hal tersebut ternyata bukan pertama kali Diego masuk ke rumah sakit. Sebelumnya, bapak tiga anak tersebut, pernah diopname di RS Islam Surakarta Yarsis dan RS PKU Muhammadiyah. Namun, terpaksa pulang karena tak bisa membayar biaya perawatan.
Menurut kabar yang beredar, Diego tidak memiliki uang akibat gaji selama empat bulan dan uang muka kontrak, belum dibayarkan oleh pihak klub. Beruntung, masih ada beberapa teman yang mau memberikan bantuan. Apalagi, Pasoepati- sebutan kelompok suporter Persis- sempat melakukan aksi penggalangan dana ketika acara nonton bareng timnas senior yang tampil di Piala AFF 2012.
Akibat kondisi yang makin memburuk, Diego akhirnya menghembuskan napas terakhir di RS Dr Muwardi, Selasa (4/12) dinihari. Diego meninggalkan satu istri dan tiga orang anak, Enzo, Cielo Belin, dan Gaston. (esa/mac)
Tak ayal, CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono, ikut mengucapkan rasa berbelasungkawa. Tetapi menurutnya, kini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan kepastian kabar seputar belum dibayarnya gaji dan bonus pertandingan penyumbang delapan gol untuk Laskar Sambernyawa- julukan Persis Solo tersebut.
Tidak pantas di tengah kondisi berduka membahas hal tersebut. Masalah seperti itu, nanti kita selesaikan tetapi tidak hari ini. Saya meminta tolong dihargai kondisi yang terjadi, tuturnya.
Semula, Diego dilarikan ke RS Dr Muwardi Solo, pada pekan lalu. Kepada rekan-rekannya, Diego mengeluh tidak enak badan, kepala pusing, dan sering muntah. Merujuk pada hasil pemeriksaan, pemain kelahiran 13 Juni 1980 tersebut ternyata terserang penyakit tifus dan liver.
Malangnya, hal tersebut ternyata bukan pertama kali Diego masuk ke rumah sakit. Sebelumnya, bapak tiga anak tersebut, pernah diopname di RS Islam Surakarta Yarsis dan RS PKU Muhammadiyah. Namun, terpaksa pulang karena tak bisa membayar biaya perawatan.
Menurut kabar yang beredar, Diego tidak memiliki uang akibat gaji selama empat bulan dan uang muka kontrak, belum dibayarkan oleh pihak klub. Beruntung, masih ada beberapa teman yang mau memberikan bantuan. Apalagi, Pasoepati- sebutan kelompok suporter Persis- sempat melakukan aksi penggalangan dana ketika acara nonton bareng timnas senior yang tampil di Piala AFF 2012.
Akibat kondisi yang makin memburuk, Diego akhirnya menghembuskan napas terakhir di RS Dr Muwardi, Selasa (4/12) dinihari. Diego meninggalkan satu istri dan tiga orang anak, Enzo, Cielo Belin, dan Gaston. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Driyono Ditahan, Gusti Randa Pastikan PSSI Terus Berjalan
Bola Indonesia 26 Maret 2019, 03:43
-
Kata Gusti Randa Setelah Joko Driyono Dijebloskan ke Jeruji Besi
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 19:21
-
Joko Driyono Resmi Ditahan Satgas Antimafia Bola
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 17:45
-
Gusti Randa Enggan Disebut Plt Ketua Umum PSSI, Mengapa?
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 07:12
-
SOS Pertanyakan Terpilihnya Gusti Randa Sebagai Plt Ketum PSSI
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 00:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38














