PT LIB: Pengurangan Kuota Pemain Asing Hoax
Ari Prayoga | 30 April 2021 07:05
Bola.net - Beredar kabar jika kuota pemain asing untuk Liga 1 2021 bakal berkurang satu slot. Dari 3+1 menjadi 2+1, yang artinya dua pemain bebas dari manapun, dan satu lagi harus Asia.
Terkait kabar tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita membantahnya. Ia menyebut, isu tersebut tidak benar.
"Nah itu isu dari mana ya? Saya tidak tahu, tiba-tiba muncul berita itu," ujar Lukita, saat dihubungi wartawan, Kamis (29/4).
"Saya belum bisa bilang itu hoax atau tidak, tapi memang belum mendengar apapun soal itu. Tapi kalau kabarnya tidak ada sumbernya, berarti hoax dong," katanya menambahkan.
Bila regulasi itu benar, maka klub-klub yang sudah mengontrak empat pemain asing bakal dirugikan. Contohnya Persija Jakarta yang telah mendatangkan Marco Motta, Yann Motta, Marko Simic, dan Rohit Chand.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Tanpa Degradasi?
Selain pengurangan kuota pemain asing, beredar kabar pula jika Liga 1 2021 akan menghapus sistem degradasi. Terkait isu ini, Lukita mengatakan lebih baik ditanyain kepada federasi.
"Nah kalau itu tanya ke PSSI karena regulasi dari sana. Kami siap menjalankan saja sistem yang akan dipakai," imbuh Lukita.
Adapun, Liga 1 musim ini dijadwalkan kick off pada 3 Juli mendatang. Saat ini, LIB bersama PSSI sedang mengurus perizinannya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 4 Mei 2026, 06:06
-
Prediksi Chelsea vs Nottingham Forest 4 Mei 2026
Liga Inggris 4 Mei 2026, 06:00
-
Man of the Match Espanyol vs Madrid: Vinicius Junior
Liga Spanyol 4 Mei 2026, 04:44
-
Man of the Match Inter vs Parma: Marcus Thuram
Liga Italia 4 Mei 2026, 04:36
-
Hasil Inter vs Parma: Scudetto!
Liga Italia 4 Mei 2026, 03:51
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20

















