PT Patriot Indonesia Akhirnya Terdepak dari Persipasi
Editor Bolanet | 31 Mei 2014 18:18
- PT Patriot Indonesia (PT PI) akhirnya benar-benar terdepak dari Persipasi Bekasi. Alhasil, mereka kehilangan hak dalam mengurus Laskar Patriot.
Hal tersebut tercermin dalam laga home Persipasi Kontra PSCS Cilacap dalam lanjutan Divisi Utama musim ini di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu (31/5) petang.
Pelaksanaan pertandingan pun ditangani Tim Penyelamat. Terbukti, tidak satupun pengurus PT PI di bawah komando Kartono Yulianto yang terlihat sibuk dalam gelaran tersebut.
Ke depannya, memang akan kami terus yang menangani Persipasi dan menjadi Panpel dalam laga home, ujar Sekretaris Tim Penyelamat, Udin Sumarsya.
Di laga ini sendiri Laskar Patriot gagal mengamankan tiga poin setelah kalah dengan skor 0-1, melalui gol di menit ke-27.
Pelatih Fisik Persipasi, Ega Raka Ghalih, beralasan jika kekalahan tersebut akibat skuatnya tidak turun dengan sejumlah pemain kunci seperti Stephen Mennoch, Rodriguez Wallace da Silva dan Munirul Islam.
Kami hanya tidak beruntung saja. Padahal, kami menguasai pertadingan dan memiliki sejumlah peluang penting. Wajar saja, sebab selalu ada faktor X dalam setiap pertandiingan, terangnya.
Kami masih menyisakan enam laga lagi dan harus bekerja keras untuk meraih semua kemenangan. Sebab, kami tidak ingin terdegradasi, imbuhnya.
Pelatih kepala PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, menuturkan bahwa Persipasi tetap merepotkan sekalipun tampil tanpa pemain utamanya. Bahkan diterangkannya, kesulitan melancarkan serangkaian akibat kuatnya lini pertahanan.
Meski tidak turun dengan pemain lengkap, Persipasi tetap merepotkan. Namun, hasil ini membuat saya senang karena kedua tim tampil sportif. Para pemain, juga patut mendapatkan pujian karena mampu menjalankan tugasnya dengan baik, tutupnya. (esa/pra)
Hal tersebut tercermin dalam laga home Persipasi Kontra PSCS Cilacap dalam lanjutan Divisi Utama musim ini di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu (31/5) petang.
Pelaksanaan pertandingan pun ditangani Tim Penyelamat. Terbukti, tidak satupun pengurus PT PI di bawah komando Kartono Yulianto yang terlihat sibuk dalam gelaran tersebut.
Ke depannya, memang akan kami terus yang menangani Persipasi dan menjadi Panpel dalam laga home, ujar Sekretaris Tim Penyelamat, Udin Sumarsya.
Di laga ini sendiri Laskar Patriot gagal mengamankan tiga poin setelah kalah dengan skor 0-1, melalui gol di menit ke-27.
Pelatih Fisik Persipasi, Ega Raka Ghalih, beralasan jika kekalahan tersebut akibat skuatnya tidak turun dengan sejumlah pemain kunci seperti Stephen Mennoch, Rodriguez Wallace da Silva dan Munirul Islam.
Kami hanya tidak beruntung saja. Padahal, kami menguasai pertadingan dan memiliki sejumlah peluang penting. Wajar saja, sebab selalu ada faktor X dalam setiap pertandiingan, terangnya.
Kami masih menyisakan enam laga lagi dan harus bekerja keras untuk meraih semua kemenangan. Sebab, kami tidak ingin terdegradasi, imbuhnya.
Pelatih kepala PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, menuturkan bahwa Persipasi tetap merepotkan sekalipun tampil tanpa pemain utamanya. Bahkan diterangkannya, kesulitan melancarkan serangkaian akibat kuatnya lini pertahanan.
Meski tidak turun dengan pemain lengkap, Persipasi tetap merepotkan. Namun, hasil ini membuat saya senang karena kedua tim tampil sportif. Para pemain, juga patut mendapatkan pujian karena mampu menjalankan tugasnya dengan baik, tutupnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSCS Kantongi Kelemahan Madura United
Bola Indonesia 18 Februari 2017, 18:51
-
Semen Padang Cetak Rekor dan Lolos Delapan Besar
Bola Indonesia 14 Februari 2017, 21:01
-
Ini Resep Semen Padang Remukkan PSCS Cilacap
Bola Indonesia 14 Februari 2017, 20:02
-
Semen Padang Bidik Poin Penuh Dari PSCS Cilacap
Bola Indonesia 14 Februari 2017, 09:51
-
PSCS Cilacap Ingin Beri Kejutan Lagi
Bola Indonesia 13 Februari 2017, 19:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



