Puji Thomas, Ibnu Grahan Soroti Trio Surabaya
Editor Bolanet | 21 Maret 2015 06:30
- Kiper muda Persebaya Surabaya, Thomas Rian Bayu mendapat apresiasi atas penampilan apiknya, Jumat (20/3) kemarin. Dalam pertandingan melawan tuan rumah PSGC Ciamis di Stadion Galuh, eks kiper Persela U-21 ini melakukan banyak penyelamatan fantastis untuk ukuran kiper muda.
Pelatih Ibnu Grahan secara mengejutkan menurunkan Thomas di laga tersebut. Padahal ia hanya kiper ketiga di Persebaya. Namun penjaga gawang berusia 23 tahun ini menjawab kepercayaan itu dengan sempurna. Sejumlah penyelamatan gemilang dicatatkan Thomas di laga yang berkesudahan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Persebaya tersebut.
Thomas tidak grogi meski bermain di luar. Itu bagus buat dia. Dia juga bikin lima kali penyelamatan gemilang. Hari ini dia bermain bagus, puji Ibnu. Sebaliknya. Ibnu justru menyoroti kinerja tiga pemain Surabaya, yakni Fandi Eko Utomo, Feri Ariawan dan Slamet Nurcahyono. Dimainkan sejak menit pertama, kolaborasi ketiganya cenderung amburadul.
Menariknya, permainan Persebaya justru berkembang setelah Feri dan Fandi meninggalkan lapangan. Kerjasama antara Feri, Fandi dan Slamet tidak berjalan. Nampaknya mereka memang tidak boleh main sama-sama. Sebab karakternya sama, jabar Ibnu. (faw/dzi)
Pelatih Ibnu Grahan secara mengejutkan menurunkan Thomas di laga tersebut. Padahal ia hanya kiper ketiga di Persebaya. Namun penjaga gawang berusia 23 tahun ini menjawab kepercayaan itu dengan sempurna. Sejumlah penyelamatan gemilang dicatatkan Thomas di laga yang berkesudahan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Persebaya tersebut.
Thomas tidak grogi meski bermain di luar. Itu bagus buat dia. Dia juga bikin lima kali penyelamatan gemilang. Hari ini dia bermain bagus, puji Ibnu. Sebaliknya. Ibnu justru menyoroti kinerja tiga pemain Surabaya, yakni Fandi Eko Utomo, Feri Ariawan dan Slamet Nurcahyono. Dimainkan sejak menit pertama, kolaborasi ketiganya cenderung amburadul.
Menariknya, permainan Persebaya justru berkembang setelah Feri dan Fandi meninggalkan lapangan. Kerjasama antara Feri, Fandi dan Slamet tidak berjalan. Nampaknya mereka memang tidak boleh main sama-sama. Sebab karakternya sama, jabar Ibnu. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







