Putra Samarinda Berencana Pindah Home Base
Editor Bolanet | 15 Februari 2014 19:42
- Direktur Utama PT Putra Samarinda Indonesia, Harbiansyah Hanafiah, mengungkapkan jika Putra Samarinda (Pusam) berencana pindah home base untuk lanjutan kompetisi Indonesia Super league (ISL) musim 2013-2014.
Pusam berencana hijrah dari Stadion Segiri Samarinda dan diupayakan ke Stadion Utama Kalimantan Timur, Palaran.
Laga uji coba tim U-21 Pusam melawan Tim Nasional Indonesia U-19 pada tanggal 14 Maret 2014 pun rencananya digelar di Stadion tersebut.
Setelah PSSI melakukan diverifikasi, Pusam akan pindah home base untuk melanjutkan kompetisi ISL di stadion Palaran, ungkap Harbiansyah Hanafiah.
Harbiansyah pun menegaskan akan menggelontorkan dana pribadinya untuk membenahi stadion yang sempat menghelat PON 2008 tersebut. Ironisnya, sejak PON 2008, stadion tersebut jarang digunakan sehingga kondisinya tak lagi bagus.
Biaya menggelar pertandingan di stadion itu tak berbeda jauh dengan di stadion Segiri. Saya tengah membenahi Stadion Palaran. Memang, stadion itu milik Pemprov Kaltim. Paling tidak, di Palaran hanya mengeluarkan dana pemeliharaan lapangan saja, sambung Harbiansyah.
Sebelumnya, Pak Kajari Samarinda menonton. Ketika ingin buang air kecil saja, tidak bisa karena pintu WC dikunci. Pusam ini sebenarnya sedang ada masalah, saya kecewa dengan perbuatan mereka, tukasnya.
Sementara itu, manajemen Pusam disebut-sebut masih menyisakan utang kepada pengelola Stadion Segiri Samarinda milik Pemkot Samarinda dari kompetisi musim lalu. Hal tersebut berakibat pada konflik UPTD Stadion Segiri dengan manajemen PT Putra Samarinda Indonesia. (esa/gia)
Pusam berencana hijrah dari Stadion Segiri Samarinda dan diupayakan ke Stadion Utama Kalimantan Timur, Palaran.
Laga uji coba tim U-21 Pusam melawan Tim Nasional Indonesia U-19 pada tanggal 14 Maret 2014 pun rencananya digelar di Stadion tersebut.
Setelah PSSI melakukan diverifikasi, Pusam akan pindah home base untuk melanjutkan kompetisi ISL di stadion Palaran, ungkap Harbiansyah Hanafiah.
Harbiansyah pun menegaskan akan menggelontorkan dana pribadinya untuk membenahi stadion yang sempat menghelat PON 2008 tersebut. Ironisnya, sejak PON 2008, stadion tersebut jarang digunakan sehingga kondisinya tak lagi bagus.
Biaya menggelar pertandingan di stadion itu tak berbeda jauh dengan di stadion Segiri. Saya tengah membenahi Stadion Palaran. Memang, stadion itu milik Pemprov Kaltim. Paling tidak, di Palaran hanya mengeluarkan dana pemeliharaan lapangan saja, sambung Harbiansyah.
Sebelumnya, Pak Kajari Samarinda menonton. Ketika ingin buang air kecil saja, tidak bisa karena pintu WC dikunci. Pusam ini sebenarnya sedang ada masalah, saya kecewa dengan perbuatan mereka, tukasnya.
Sementara itu, manajemen Pusam disebut-sebut masih menyisakan utang kepada pengelola Stadion Segiri Samarinda milik Pemkot Samarinda dari kompetisi musim lalu. Hal tersebut berakibat pada konflik UPTD Stadion Segiri dengan manajemen PT Putra Samarinda Indonesia. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kapten Timnas Indonesia U-20: Maladewa Punya Beberapa Pemain yang Cukup Berbahaya
Tim Nasional 25 September 2024, 12:46
LATEST UPDATE
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:44
-
Jadwal Lengkap FA Cup Malam Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 09:32



















