Raih Juara Divisi I, Persekap Promosi ke Divisi Utama
Editor Bolanet | 30 Oktober 2012 19:15
- Persekap Kota Pasuruan akhirnya memastikan lolos ke kompetisi Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) musim 2012/2013. Hasil itu diraih usai klub kebanggaan The Lasser- sebutan suporter Persekap Kota Pasuruan- meraih kemenangan tipis 2-1 atas Persibangga Purbalingga, di babak final kompetisi Divisi I, di Stadion Mini Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/10) petang.
Dua gol yang diraih Persekap, masing-masing diperoleh melalui Muhammad Nurhadi dan Bagus Cahyono. Sedangkan sebiji gol Persibangga, dicetak Inggrit Prayitno menit ke-11.
Sebagai catatan, Persibangga Purbalingga merupakan nama baru dari klub Persap Purbalingga. Prestasi klub ini adalah menjuarai Liga Divisi II PSSI musim 2010/2011, setelah mengalahkan Persiwar Waropen dengan skor 2-1, Selasa (18/1/2011).
Laskar Sudirman- julukan Persibangga- yang dilatih Ahmad Muhariah, mengandalkan beberapa pemain kunci seperti Saiful Anwar yang menjadi pilar Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekanbaru, Riau, 2012 lalu.
Setelah tertinggal satu gol, untungnya para pemain mampu bersabar. Para pemain juga tidak terpancing untuk meladeni kerasnya permainan Persibangga, ujar pelatih Persekab Pasuruan, Ashari Cahyani.
Selain bersikap sabar, para pemain tidak larut dalam kepercayaan diri tinggi karena mendapatkan dukungan langsung dari The Lasser, sambungnya.
Diakuinya lagi, kedua klub saling jual beli serangan sejak peluit kick off ditiupkan. Meski tertinggal dimenit ke-11, namun pihaknya mengaku beruntung lataran Bagus Cahyono dan kawan-kawan mampu menaikan tempo serangan. Hasilnya, klub yang di manajeri Ismail Marzuki tersebut, berhasil mengejar ketertinggalannya.
Khususnya para pemain kami, mampu menunjukkan kualitasnya. Seolah mereka ingin membuktikan layak tampil diajang Divisi Utama pada musim depan, terang Ismail.
Rencananya, sebanyak 50 persen skuad yang ada, akan kami pertahankan. Sisanya, kami akan mengandalkan pemain senior lokal dan asing untuk menyesuaikan dengan ketatnya kompetisi Divisi Utama, imbuh Ketua DPRD Pasuruan tersebut.
Meski berhasil meraih juara, namun Ismail tidak berjanji untuk menggelontorkan bonus. Hal tersebut merujuk pada defisitnya keuangan yang dimiliki klub kebanggaan The Lasser tersebut.
Bahkan, para pemain belum digaji selama lima bulan. Itu karena ketidakpastian jadwal yang diberikan PSSI. Akibatnya, cadangan keuangan kami tercecer dan habis. Beruntung, meski kesulitan keuangan, para pemain mampu tampil habis-habisan, sambungnya.
Pada pertandingan semifinal, Senin (29/10), Persibangga mengalahkan PS Siak dengan skor meyakinkan 4-1. Sedangkan Persekap Kota Pasuruan, mengalahkan Persipon Pontianak dengan skor 2-0 di stadion yang sama pukul 16.00 WIB. (esa/dzi)
Dua gol yang diraih Persekap, masing-masing diperoleh melalui Muhammad Nurhadi dan Bagus Cahyono. Sedangkan sebiji gol Persibangga, dicetak Inggrit Prayitno menit ke-11.
Sebagai catatan, Persibangga Purbalingga merupakan nama baru dari klub Persap Purbalingga. Prestasi klub ini adalah menjuarai Liga Divisi II PSSI musim 2010/2011, setelah mengalahkan Persiwar Waropen dengan skor 2-1, Selasa (18/1/2011).
Laskar Sudirman- julukan Persibangga- yang dilatih Ahmad Muhariah, mengandalkan beberapa pemain kunci seperti Saiful Anwar yang menjadi pilar Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekanbaru, Riau, 2012 lalu.
Setelah tertinggal satu gol, untungnya para pemain mampu bersabar. Para pemain juga tidak terpancing untuk meladeni kerasnya permainan Persibangga, ujar pelatih Persekab Pasuruan, Ashari Cahyani.
Selain bersikap sabar, para pemain tidak larut dalam kepercayaan diri tinggi karena mendapatkan dukungan langsung dari The Lasser, sambungnya.
Diakuinya lagi, kedua klub saling jual beli serangan sejak peluit kick off ditiupkan. Meski tertinggal dimenit ke-11, namun pihaknya mengaku beruntung lataran Bagus Cahyono dan kawan-kawan mampu menaikan tempo serangan. Hasilnya, klub yang di manajeri Ismail Marzuki tersebut, berhasil mengejar ketertinggalannya.
Khususnya para pemain kami, mampu menunjukkan kualitasnya. Seolah mereka ingin membuktikan layak tampil diajang Divisi Utama pada musim depan, terang Ismail.
Rencananya, sebanyak 50 persen skuad yang ada, akan kami pertahankan. Sisanya, kami akan mengandalkan pemain senior lokal dan asing untuk menyesuaikan dengan ketatnya kompetisi Divisi Utama, imbuh Ketua DPRD Pasuruan tersebut.
Meski berhasil meraih juara, namun Ismail tidak berjanji untuk menggelontorkan bonus. Hal tersebut merujuk pada defisitnya keuangan yang dimiliki klub kebanggaan The Lasser tersebut.
Bahkan, para pemain belum digaji selama lima bulan. Itu karena ketidakpastian jadwal yang diberikan PSSI. Akibatnya, cadangan keuangan kami tercecer dan habis. Beruntung, meski kesulitan keuangan, para pemain mampu tampil habis-habisan, sambungnya.
Pada pertandingan semifinal, Senin (29/10), Persibangga mengalahkan PS Siak dengan skor meyakinkan 4-1. Sedangkan Persekap Kota Pasuruan, mengalahkan Persipon Pontianak dengan skor 2-0 di stadion yang sama pukul 16.00 WIB. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deltras Diminta Tak Lengah di Menit Akhir
Bola Indonesia 3 Juni 2014, 11:51
-
Persebaya Terancam Batal Jajal SM
Bola Indonesia 13 Mei 2014, 10:52
-
Young Heroes Sanggupi Tantangan Persebaya
Bola Indonesia 8 Mei 2014, 11:31
-
Gugatan LPIS Ditolak, La Nyalla Serukan Persatuan
Bola Indonesia 3 Mei 2014, 12:19
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Casemiro, MU Bakal Impor Gelandang dari Spanyol?
Liga Inggris 10 Maret 2026, 11:09
-
Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 10 Maret 2026, 10:48
-
Legenda MU Nilai Pemain Timnas Inggris Ini Bakal Cocok Gantikan Casemiro
Liga Inggris 10 Maret 2026, 10:36
-
Perkuat Lini Serang, MU Coba Impor Winger PSG Ini
Liga Inggris 10 Maret 2026, 10:22
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di MOJI Hari Ini, 11 Maret 2026
Liga Champions 10 Maret 2026, 10:18
-
Legenda MU Nantikan Kepindahan Cole Palmer ke Old Trafford: Semoga Bisa!
Liga Inggris 10 Maret 2026, 10:08














