Ramai-ramai Tolak Latih PSM Makassar
Editor Bolanet | 25 Juni 2014 20:25
- Kursi pelatih PSM Makassar kini kosong setelah Rudi William Keltjes kembali ke timnas menjadi penasehat teknis usia dini. Beberapa nama pun sempat mencuat menjadi kandidat pengganti Rudi.
Seperti Imran Amirullah, Bahar Muharram, Syamsuddin Umar, sampai Tony Ho. Tapi, dari nama-nama tersebut, mereka ramai-ramai mengaku tidak siap.
Asisten pelatih, Bahar Muharram, menolak untuk menjadi caretaker alias pelatih sementara PSM sambil menunggu pelatih tetap tim. Ia bahkan menyarankan agar Syamsuddin Umar, kembali diplot sebagai pelatih kepala.
Menurutnya, Syamsuddin merupakan pelatih berpengalaman. Apalagi Syamsuddin Umar juga sempat berprestasi bersama PSM di awal tahun 2000-an silam, saat itu ia membawa PSM menjadi juara. Sayangnya, Syamsuddin pun memberikan jawaban tidak.
Imran yang kini menangani PSM U-21 pernah menjadi caretaker pelatih PSM saat masih berlaga di kompetisi IPL. Saat itu, Imran melanjutkan tugas Petar Segert yang memutuskan mundur. Prestasi Imran saat itu lumayan bagus, ia mampu membawa PSM lolos babak play off dan membawa PSM kembali ke ISL.
Nah, bersedia kan Imran kembali tangani tim Juku Eja? Sama seperti Bahar, Imran juga menolak melatih PSM. Dengan tegas Imran menyatakan bahwa dirinya belum siap dan belum mampu menangani tim senior PSM.
Saya tidak siap, justru saya masih banyak kekurangan. Saya masih kalah jauh dari Rudi, ujar Imran merendah.
Tony Ho yang penah menjadi asisten pelatih di PSM juga enggan menjadi pelatih PSM. Alasannya, ia masih terikat kontrak dengan Persebaya.
Saat ini tidak mungkin, karena saya hormati kontrak di Persebaya. Apa orang bilang kalau saya sampai pindah, itu sangat tidak profesional, itu sikap tidak baik, kata Tony, Rabu (25/6/2014).
Apapun alasannya, tugas berat jelas menanti pelatih PSM yang baru. Bagaimana tidak, PSM harus berjuang lepas dari bayang-bayang degradasi sementara PSM kini hanya menyisakan enam laga lagi.
Saat ini, PSM masih bercokol di posisi 9 klasemen sementara wilayah timur dengan 13 poin. (nda/dzi)
Seperti Imran Amirullah, Bahar Muharram, Syamsuddin Umar, sampai Tony Ho. Tapi, dari nama-nama tersebut, mereka ramai-ramai mengaku tidak siap.
Asisten pelatih, Bahar Muharram, menolak untuk menjadi caretaker alias pelatih sementara PSM sambil menunggu pelatih tetap tim. Ia bahkan menyarankan agar Syamsuddin Umar, kembali diplot sebagai pelatih kepala.
Menurutnya, Syamsuddin merupakan pelatih berpengalaman. Apalagi Syamsuddin Umar juga sempat berprestasi bersama PSM di awal tahun 2000-an silam, saat itu ia membawa PSM menjadi juara. Sayangnya, Syamsuddin pun memberikan jawaban tidak.
Imran yang kini menangani PSM U-21 pernah menjadi caretaker pelatih PSM saat masih berlaga di kompetisi IPL. Saat itu, Imran melanjutkan tugas Petar Segert yang memutuskan mundur. Prestasi Imran saat itu lumayan bagus, ia mampu membawa PSM lolos babak play off dan membawa PSM kembali ke ISL.
Nah, bersedia kan Imran kembali tangani tim Juku Eja? Sama seperti Bahar, Imran juga menolak melatih PSM. Dengan tegas Imran menyatakan bahwa dirinya belum siap dan belum mampu menangani tim senior PSM.
Saya tidak siap, justru saya masih banyak kekurangan. Saya masih kalah jauh dari Rudi, ujar Imran merendah.
Tony Ho yang penah menjadi asisten pelatih di PSM juga enggan menjadi pelatih PSM. Alasannya, ia masih terikat kontrak dengan Persebaya.
Saat ini tidak mungkin, karena saya hormati kontrak di Persebaya. Apa orang bilang kalau saya sampai pindah, itu sangat tidak profesional, itu sikap tidak baik, kata Tony, Rabu (25/6/2014).
Apapun alasannya, tugas berat jelas menanti pelatih PSM yang baru. Bagaimana tidak, PSM harus berjuang lepas dari bayang-bayang degradasi sementara PSM kini hanya menyisakan enam laga lagi.
Saat ini, PSM masih bercokol di posisi 9 klasemen sementara wilayah timur dengan 13 poin. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persis 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59











