Rapor Pemain Arema FC Saat Kalahkan Borneo FC: Adilson Maringa Luar Biasa, Abel Camara Istimewa
Ari Prayoga | 15 Juli 2022 01:25
Bola.net - Arema FC sukses meraih kemenangan pada laga leg pertama final Piala Presiden 2022. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis (14/07), mereka meraih kemenangan 1-0 dari Borneo FC.
Arema FC akan kembali bertemu Borneo FC pada leg kedua partai final turnamen pramusim ini. Laga tersebut akan dihelat di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (17/07) mendatang.
Arema FC lebih beruntung karena mencetak gol tunggal lewat tandukan Abel Camara di menit 15. Striker 32 tahun itu berhasil memanfaatkan umpan matang Gian Zola.
Setelah gol tersebut, permainan lebih seru. Borneo lebih agresif menyerang. Sementara Arema FC tampil dengan pertahanan rapat. Kiper Adilson Maringa juga tampil apik. Total dia melakukan tiga penyelamatan gemilang di laga ini.
Babak II Lebih Gereget

Di babak kedua, Arema FC seperti tak puas dengan kemenangan 1-0. Mereka menambah daya gedor dengan memasukkan para pemain dengan karakter menyerang, seperti M. Rafli, Irsyad Maulana, Ilham Udin Armaiyn dan Hanis Saghara.
Meski lebih menekan di babak kedua, skor 1-0 tak berubah hingga laga usai. Kemenangan ini tentu belum aman. Karena di final kedua, Arema harus bermain di kandang Borneo FC pada Minggu (17/7/2022).
Dari final pertama, Bola.com membuat rapor pemain Arema. Striker Arema, Abel Camara dapat nilai paling tinggi. Dia tak hanya mencetak gol tunggal. Tapi juga tampil apik di lini depan.
Kiper dan Bek

Adilson Maringa: 8
Arema beruntung punya Maringa. Dia melakukan 3 save penting di laga ini. Wajar jika dia masuk dalam nominasi pemain terbaik Piala Presiden 2022.
Rizky Dwi: 7,5
Babak pertama, Rizky bermain disiplin. Dia berhasil meredam agresifitas winger Borneo FC, Stefano Lilipaly. Namun babak kedua dia sempat keteteran karena Borneo memasukkan winger cepat, M. Sihran.
Sergio Silva: 7,5
Pemain asal Portugal ini membuat lini belakang Arema tetap kokoh. Beberapa kali dia berhasil menang duel bola atas. Padahal Borneo FC punya striker subur, Mathues Pato.
Bagas Adi: 7,5
Sama seperti tandemnya, Sergio, dia bermain tenang menghadapi agresifitas lini depan Borneo FC. Meski kalah postur dari Mathues Pato, buktinya Bagas berhasil membuat lini depan lawan tumpul.
Ahmad Alfarizi: 7,5
Kapten Arema FC ini sempat absen dalam dua laga semifinal karena cedera. Meski baru pulih, Alfarizi tampil apik. Dia mampu meladeni permainan cepat winger Borneo FC, Terens Puhiri.
Tengah

Renshi Yamaguchi: 7,5
Gelandang paling sibuk di laga ini. Renshi bermain konsisten sejak menit awal. Hingga pengujung laga, dia masih aktif memburu bola untuk memutus serangan Borneo FC.
Jayus Hariono: 7
Pemain jangkar Arema ini tampil lebih kalem. Dia coba main lebih tenang untuk menetralisir lini tengah. Namun pelatih Arema sepertinya kurang puas. Sehingga Jayus ditarik keluar setelah turun minum.
Gian Zola: 7,5
Pemain asal Bandung ini jadi pengatur serangan Arema. Zola tampil apik dengan memberi assist untuk gol tunggal yang dicetak Abel Camara di menit 15.
Depan

Dendi Santoso: 7
Babak pertama, Dendi lebih banyak turun membantu pertahanan. Namun beberapa momen, Dendi bisa terlibat dalam serangan balik cepat timnya. Meski tak muda lagi, Dendi masih bisa tampil prima.
Abel Camara: 8
Penyerang asal Guinea Bissau ini jadi tumpuan utama di lini depan. Dia berhasil mencetak gol tunggal Arema di menit 15. Camara beberapa kali jadi sasaran pelanggaran pemain belakang Borneo.
Akan tetapi, dia tetap tenang dan beberapa kali memperlihatkan skillnya untuk melewati lawan dan mempertahankan bola.
Adam Alis: 7
Bermain di sayap kiri, Adam sebenarnya tampil oke di babak pertama. Gol pertama Arema juga bermula dari kengototannya mempertahankan bola dan memberikannya kepada pembuat assist, Gian Zola. Tapi dia ditarik keluar pertengahan babak kedua karena kondisinya menurun.
Pengganti

M. Rafli: 7
Masuk di babak kedua, Rafli tampil lumayan. Arema lebih sering menekan. Tapi dia tak banyak dapat peluang karena bermain sebagai gelandang serang.
Irsyad Maulana: 6,5
Diplot sebagai pengganti Adam Alis di sektor winger kiri. Irsyad memilih tak terlalu sering membawa bola. Tapi dia sempat punya peluang di pertengahan babak kedua. Sayang, tendangannya melambung.
Ilham Udin: 6,5
Winger kanan Arema ini tak banyak punya kesempatan di laga ini. Maklum, dia baru masuk di menit 77 menggantikan Dendi Santoso.
Hanis Saghara: 6,5
Hanis baru masuk di menit 86. Namun dia sempat dapat peluang emas didalam kotak penalti. Sayang tembakannya meleset.
Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan, Gregah Nurikhsani) 15 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








