Rekap 6 Laga Pramusim PSIM Yogyakarta: Belum Terkalahkan, Tapi Jean-Paul van Gastel Masih Gelisah

Asad Arifin | 27 Agustus 2026 20:44
Rekap 6 Laga Pramusim PSIM Yogyakarta: Belum Terkalahkan, Tapi Jean-Paul van Gastel Masih Gelisah
Ekspresi pemain PSIM Yogyakarta pada laga melawan Persijap Jepara di pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. PSIM

Bola.net - PSIM Yogyakarta menunjukkan tren positif sepanjang pramusim jelang BRI Super League 2026/2027. Dari enam pertandingan uji coba yang telah dimainkan, Laskar Mataram belum sekalipun menelan kekalahan.

Pasukan Jean-Paul van Gastel mengoleksi tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Hasil tersebut menjadi modal positif sebelum PSIM memulai persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 4 September 2026.

Advertisement

Dua kemenangan pertama diraih ketika PSIM menghadapi klub lokal Beta Jaya dan UAD FC. Setelah itu, PSIM bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC sebelum kembali meraih hasil serupa kontra Persekabpas Pasuruan dan Bali United.

Uji coba terakhir ditutup dengan kemenangan 2-1 atas Garudayaksa FC. Bermain di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Selasa (25/8/2026) sore WIB, Marvin Loria dan Ahmad Agung menjadi pencetak gol PSIM.

1 dari 2 halaman

Rekap 6 Laga Pramusim PSIM Yogyakarta

Rangkaian uji coba PSIM dimulai dengan menghadapi Beta Jaya dan UAD FC. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan bagi Laskar Mataram dan menjadi pembuka catatan positif mereka pada masa pramusim.

PSIM kemudian menghadapi Bhayangkara FC dalam pertandingan yang berakhir 1-1. Hasil imbang kembali diraih saat mereka berjumpa Persekabpas Pasuruan, sebelum laga kontra Bali United juga berakhir tanpa pemenang.

Momentum kemenangan kembali didapat PSIM pada laga terakhir. Garudayaksa FC menjadi korban terbaru setelah Laskar Mataram mengamankan kemenangan 2-1 berkat gol Marvin Loria dan Ahmad Agung.

Secara keseluruhan, PSIM mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dari enam laga. Namun, Van Gastel menegaskan bahwa hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan uji coba pramusim.

"Pada dasarnya setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan," ujar Van Gastel.

2 dari 2 halaman

Van Gastel Soroti Persaingan Internal PSIM

Van Gastel Soroti Persaingan Internal PSIM

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel. (c) dok.Ileague.id

Van Gastel menyebut tidak ada perubahan besar dalam strategi PSIM sepanjang rangkaian pertandingan pramusim. Setiap laga dimanfaatkan untuk mengukur perkembangan pemain sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Strateginya sama saja. Hanya saja, seperti yang sudah saya sampaikan, tujuan laga persahabatan selalu serupa. Namun, hal yang paling penting bagi saya dan menurut saya beberapa pemain mulai melupakannya adalah saya harus memilih tim utama," lanjutnya.

Pelatih asal Belanda itu justru menyoroti menurunnya daya saing di antara para pemain dalam perebutan posisi utama. Situasi tersebut membuat proses menentukan starting line-up menjadi lebih mudah, tetapi sekaligus menjadi kekhawatiran tersendiri.

"Secara keseluruhan saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut dan hal itulah yang sedikit mengkhawatirkan saya. Namun, ada satu hal yang belum saya sebutkan dan tampaknya belum disadari oleh beberapa pemain, saya harus menyusun skuad," katanya.

Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi

LATEST UPDATE