Rentetan Hasil Buruk Menuntut PSIS Terus Berbenah
Ari Prayoga | 27 Februari 2019 02:54
Bola.net - - Setelah gagal dalam turnamen Piala Indonesia, PSIS kembali meraih hasil kurang bagus ketika menjalani Trofeo Pesantenan di Pati, Jawa Tengah. Laskar Mahesa Jenar hanya meraih peringkat kedua.
Sempat mengalahkan Persipa Pati dengan kedudukan 2 - 1, Hari Nur Yulianto cs dipaksa menyerah oleh Persatu Tuban dengan skor 1 - 0. Persatu Tuban merupakan kontestan Liga 2, satu level di bawah PSIS.
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengatakan bahwa timnya sudah serius menghadapi semua lawan. Tapi menurutnya, PSIS butuh proses karena harus memulai semua persiapan dari nol.
“Musim ini kita harus mulai lagi dari nol. Lima pemain termasuk Bruno sudah tidak sama kita lagi,” ungkap Jafri Sastra kepada awak media.
Sehingga menjadi penting bagi pelatih asal Payakumbuh ini untuk membangun chemistry antar pemain terutama pemain asing yang baru bergabung.
“Kita ada pemain baru yang harus kita satukan lagin dengan pemain lama. Ini butuh proses. Kemudian melalui momen ini, kita manfaatkan untuk pembentukan tim," sambungnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Berbenah
Tentunya, jalan yang harus ditempuh oleh tim Kota Lumpia ini adalah berbenah. meskipun mantan juru taktik Mitra Kukar ini tidak menyebutkan secara spesifik kekurangan timnya.
"Dari kemarin mulai dari lawan Bhayangkara FC kita kalah 1-4 sampai hari ini masih banyak yang harus kita benahi dari tim ini. Hampir semua lini kita benahi," tegasnya.
Sementara, apakah PSIS perlu menambah pemain baru di sisa waktu menuju kompetisi, pelatih asal Payakumbuh ini masih perlu berkomunikasi dengan manajemen.
Video Menarik
Berita video highlights final Piala AFF U-22 2019 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-22 menghadapi Thailand yang berakhir dengan skor 2-1.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Liga 1: PSIS Semarang vs PSS Sleman 9 Mei 2025
Bola Indonesia 9 Mei 2025, 06:14
-
PSIS vs PSS, Finalnya Zona Degradasi BRI Liga 1
Bola Indonesia 8 Mei 2025, 10:28
-
Mungkinkah PSIS Semarang Selamat dari Degradasi?
Bola Indonesia 2 Mei 2025, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi RB Leipzig vs Bayern 18 Januari 2026
Bundesliga 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Nottm Forest vs Arsenal 18 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Napoli vs Sassuolo 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 00:00
-
Como vs Milan, Adrien Rabiot Bersinar tapi Tetap Rendah Hati
Liga Italia 16 Januari 2026, 22:52
-
Saat Real Madrid Terpuruk, Mbappe Malah Cedera dan Dipastikan Absen Lawan Levante
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 22:36
-
Prediksi Liverpool vs Burnley 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi Chelsea vs Brentford 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
Gemilang di Laga Como vs Milan, Rabiot Dapat Apresiasi dari Maignan
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:24
-
Prediksi Udinese vs Inter 17 Januari 2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:00
-
Proliga 2026: Medan Falcons Ditumbangkan Bandung bjb Tandamata
Voli 16 Januari 2026, 20:51
-
Prediksi Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 20:00
-
Prediksi Man United vs Man City 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 19:30
-
Galatasaray Ngebet Boyong Youssouf Fofana, Ini Jawaban AC Milan
Liga Italia 16 Januari 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
