Review: Arema Cronus Ditahan Imbang Terengganu
Editor Bolanet | 26 Desember 2013 17:36
- Arema Cronus gagal melanjutkan tren kemenangan dalam laga pra musim mereka. Menjamu Terengganu FA, Kamis (26/12), I Gede Sukadana dan kawan-kawan dipaksa bermain imbang 1-1.
Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini, Arema Cronus menurunkan beberapa pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Nama-nama seperti Qischil Gandrum, Gilang Ginarsa dan Arif Suyono menjadi pilihan Pelatih Arema untuk mengawali laga.
Meski menurunkan pemain 'lapis kedua', Arema Cronus tetap berupaya menunjukkan penampilan agresif. Sayang, ketatnya pertahanan Sang Penyu -julukan Terengganu- masih menyulitkan penggawa Arema Cronus membahayakan gawang tim asal Malaysia tersebut.
Sementara itu, Terengganu justru beberapa kali menyulitkan lini belakang Arema. Pergerakan Mamadou Hady Barry dan Marcio Souza beberapa kali mengancam benteng pertahanan tuan rumah, yang di laga ini dikawal dan Thierry Gatthuesi.
Menit 28, Terengganu menciptakan peluang emas pertama di laga ini. Namun, sepakan Abdul Manas Bin Mamat masih tepat mengarah ke pelukan Made Wardana.
Arema coba bangkit dari tekanan. Melalui , Beto Goncalves dan Qischil Gandrum, mereka mencoba untuk mengurung pertahanan Terengganu. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta.
Di awal babak kedua, Arema Cronus berupaya menambah daya dobrak mereka. Samsul Arif dimasukkan mengganti Qischil Gandrum.
Masuknya Samsul membuat Arema sempat mendominasi laga di awal babak kedua. Namun, beberapa peluang, yang sempat mereka miliki, tak bisa dituntaskan oleh anak asuh Suharno tersebut.
Terengganu juga beberapa kali memiliki peluang di kotak penalti Arema. Sayang, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tak ingin kebobolan, Arema berupaya memperkuat lini belakang mereka. Menit 62, Victor Igbobefo dimasukkan, menggantikan Munhar yang sudah mulai kehabisan tenaga. Selain Victor, Suharno juga memasukkan Cristian Gonzales, menggantikan Beto Goncalves sebagai ujung tombak Arema.
Sunarto, yang mulai kehabisan nafas juga ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Di kubu Terengganu, Marcio Souza yang nampak frustasi gagal membobol gawang mantan klubnya, ditarik menit 65. Posisinya digantikan Ismail Faruqi bin Ashari.
Kerap patahnya serangan anak asuhnya di lini tengah membuat Suharno kembali melakukan perubahan komposisi. Arif Suyono ditarik, digantikan Ahmad Bustomi.
Pergantian ini sukses berbuah manis di menit 76. Sepakan I Gede Sukadana dari luar kotak penalti sukses membobol gawan Terengganu, yang dikawal Mohammad Shamiza bin Yusof.
Ketinggalan satu gol, Terengganu coba membalas. Namun, upaya anak asuh Haji Abdul Rahman bin Haji Ibrahim ini selalu berujung kegagalan.
Menit terakhir, keajaiban datang bagi Terengganu. Memanfaatkan kesalahan barisan belakang Arema, Ismail Faruqi bin Ashari melepaskan sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Made Wardana.
Arema berupaya kembali menekan pertahanan Terengganu sepanjang sisa laga. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini, Arema Cronus menurunkan beberapa pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Nama-nama seperti Qischil Gandrum, Gilang Ginarsa dan Arif Suyono menjadi pilihan Pelatih Arema untuk mengawali laga.
Meski menurunkan pemain 'lapis kedua', Arema Cronus tetap berupaya menunjukkan penampilan agresif. Sayang, ketatnya pertahanan Sang Penyu -julukan Terengganu- masih menyulitkan penggawa Arema Cronus membahayakan gawang tim asal Malaysia tersebut.
Sementara itu, Terengganu justru beberapa kali menyulitkan lini belakang Arema. Pergerakan Mamadou Hady Barry dan Marcio Souza beberapa kali mengancam benteng pertahanan tuan rumah, yang di laga ini dikawal dan Thierry Gatthuesi.
Menit 28, Terengganu menciptakan peluang emas pertama di laga ini. Namun, sepakan Abdul Manas Bin Mamat masih tepat mengarah ke pelukan Made Wardana.
Arema coba bangkit dari tekanan. Melalui , Beto Goncalves dan Qischil Gandrum, mereka mencoba untuk mengurung pertahanan Terengganu. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol yang tercipta.
Di awal babak kedua, Arema Cronus berupaya menambah daya dobrak mereka. Samsul Arif dimasukkan mengganti Qischil Gandrum.
Masuknya Samsul membuat Arema sempat mendominasi laga di awal babak kedua. Namun, beberapa peluang, yang sempat mereka miliki, tak bisa dituntaskan oleh anak asuh Suharno tersebut.
Terengganu juga beberapa kali memiliki peluang di kotak penalti Arema. Sayang, karena kurang tenangnya penyelesaian akhir, peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tak ingin kebobolan, Arema berupaya memperkuat lini belakang mereka. Menit 62, Victor Igbobefo dimasukkan, menggantikan Munhar yang sudah mulai kehabisan tenaga. Selain Victor, Suharno juga memasukkan Cristian Gonzales, menggantikan Beto Goncalves sebagai ujung tombak Arema.
Sunarto, yang mulai kehabisan nafas juga ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Di kubu Terengganu, Marcio Souza yang nampak frustasi gagal membobol gawang mantan klubnya, ditarik menit 65. Posisinya digantikan Ismail Faruqi bin Ashari.
Kerap patahnya serangan anak asuhnya di lini tengah membuat Suharno kembali melakukan perubahan komposisi. Arif Suyono ditarik, digantikan Ahmad Bustomi.
Pergantian ini sukses berbuah manis di menit 76. Sepakan I Gede Sukadana dari luar kotak penalti sukses membobol gawan Terengganu, yang dikawal Mohammad Shamiza bin Yusof.
Ketinggalan satu gol, Terengganu coba membalas. Namun, upaya anak asuh Haji Abdul Rahman bin Haji Ibrahim ini selalu berujung kegagalan.
Menit terakhir, keajaiban datang bagi Terengganu. Memanfaatkan kesalahan barisan belakang Arema, Ismail Faruqi bin Ashari melepaskan sepakan keras yang tak bisa diantisipasi Made Wardana.
Arema berupaya kembali menekan pertahanan Terengganu sepanjang sisa laga. Namun, sampai wasit Prasetyo Hadi meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Dapatkan Modal Tambahan Jelang Kompetisi 2017
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 15:11
-
Banyak Pemain Muda di Arema FC, Ini Kata Ahmad Bustomi
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 14:43
-
Arema FC Tak Jadikan Trofeo Bhayangkara Sebagai Acuan
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 13:58
-
Arema FC Tegaskan Status Ahmad Nufiandani
Bola Indonesia 18 Januari 2017, 16:02
-
Arema FC Batal Pinang Kapten Timnas Afghanistan
Bola Indonesia 13 Januari 2017, 09:09
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


