Review: Arema Sukses Tahan Hamburg SV
Editor Bolanet | 6 Januari 2014 22:07
- Hamburg SV gagal menaklukkan angkernya Stadion Kanjuruhan Malang. Dijamu Arema Cronus, Senin (06/01), tim Bundesliga ini harus puas berbagi angka imbang 2-2.
Hamburg menunjukkan kelasnya di Stadion Kanjuruhan Malang. Meski datang mepet dengan waktu pertandingan, Rafael van der Vaart dan kawan-kawan sukses membuat tuan rumah pontang-panting meladeni gempuran mereka.
Belum genap semenit laga berjalan, Kurnia Meiga sudah dipaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya menghalau sepakan akurat Petr Jiracek.
Gagal di kesempatan pertama, para penggawa Hamburg tak patah arang. Dikomando Van der Vaart, mereka terus mengurung pertahanan tuan rumah.
Sementara, Arema enggan dijadikan bukan-bulanan di hadapan ribuan suporter mereka. Melalui serangan balik yang digalang Gustavo Lopes, anak-anak asuh Suharno berupaya menggoyang pertahanan Hamburg.
Alih-alih goyah, Hamburg justru kembali memiliki peluang emas. Sayang, sepakan Van der Vaart menit 15 masih melambung di atas gawang Meiga.
Semenit kemudian, giliran Arema yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sodoran Samsul Arif gagal dieksekusi dengan sempurna oleh Beto Goncalves.
Menit 20, Jacques Zoua tinggal berhadap-hadapan dengan penjaga gawang Arema. Namun, sepakan ujung tombak Hamburg ini masih meleset dari sasaran.
Dua menit berselang, Hamburg mencetak gol melalui eksekusi penalti Van der Vaart. Penalti ini diberikan menyusul pelanggaran pemain belakang Arema pada Zoua.
Unggul satu gol, Hamburg tak puas. Mereka terus menekan pertahanan Arema demi menambah pundi-pundi gol.
Tak bisa menambah gol, gawang Hamburg justru kebobolan. Menerima umpan matang Alfarizi, Cristian Gonzales melepas tembakan keras, yang tak bisa diantisipasi Jaroslav Drobny.
Mampu menyamakan kedudukan, para penggawa Arema Cronus kian termotivasi. Beberapa kali serbuan mereka memaksa para pemain Hamburg kelabakan.
Jelang babak pertama akhir, Hamburg kembali mencetak gol ke gawang Arema. Memanfaatkan tidak sempurnanya pemain belakang Arema membuang bola dari kotak penalti, Jacques Zoua melepaskan sepakan kencang, yang gagal diantisipasi Meiga.
Hamburg kembali mendapat peluang di menit 44. Sayang, Zoua gagal menerima umpan Van der Vaart dengan baik. Alhasil, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Di babak kedua, Hamburg mengganti pemainnya, termasuk Rafael van Der Vaart. Pergantian ini membuat permainan anak asuh Bert van Marwijk ini sedikit kendor. Alhasil, para penggawa Arema lebih leluasa memainkan bola.
Meski tak lagi mendominasi, Hamburg tetap mampu membahayakan pertahanan Arema. Duet Michel Pierre Lasogga dan Beister Maximilian beberapa kali membuat Kurnia Meiga jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Menit 55, Arema kembali sukses menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan Irsyad Maulana, Sunarto -yang baru masuk ke lapangan menggantikan Samsul Arif- mencetak gol.
Usai menyamakan kedudukan, Arema kian berani melancarkan serangan ke pertahanan Hamburg. Namun, sampai laga berjalan 70 menit tak ada tambahan gol yang tercipta.
Sepuluh menit akhir laga berjalan, para penggawa Arema mulai menguasai jalannya permainan. Kecepatan Sunarto, Dendi Santoso dan Irsyad Maulana menjadi andalan tuan rumah menembus kokohnya lini belakang Hamburg. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tambahan tercipta bagi kedua tim. (den/dzi)
Hamburg menunjukkan kelasnya di Stadion Kanjuruhan Malang. Meski datang mepet dengan waktu pertandingan, Rafael van der Vaart dan kawan-kawan sukses membuat tuan rumah pontang-panting meladeni gempuran mereka.
Belum genap semenit laga berjalan, Kurnia Meiga sudah dipaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya menghalau sepakan akurat Petr Jiracek.
Gagal di kesempatan pertama, para penggawa Hamburg tak patah arang. Dikomando Van der Vaart, mereka terus mengurung pertahanan tuan rumah.
Sementara, Arema enggan dijadikan bukan-bulanan di hadapan ribuan suporter mereka. Melalui serangan balik yang digalang Gustavo Lopes, anak-anak asuh Suharno berupaya menggoyang pertahanan Hamburg.
Alih-alih goyah, Hamburg justru kembali memiliki peluang emas. Sayang, sepakan Van der Vaart menit 15 masih melambung di atas gawang Meiga.
Semenit kemudian, giliran Arema yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sodoran Samsul Arif gagal dieksekusi dengan sempurna oleh Beto Goncalves.
Menit 20, Jacques Zoua tinggal berhadap-hadapan dengan penjaga gawang Arema. Namun, sepakan ujung tombak Hamburg ini masih meleset dari sasaran.
Dua menit berselang, Hamburg mencetak gol melalui eksekusi penalti Van der Vaart. Penalti ini diberikan menyusul pelanggaran pemain belakang Arema pada Zoua.
Unggul satu gol, Hamburg tak puas. Mereka terus menekan pertahanan Arema demi menambah pundi-pundi gol.
Tak bisa menambah gol, gawang Hamburg justru kebobolan. Menerima umpan matang Alfarizi, Cristian Gonzales melepas tembakan keras, yang tak bisa diantisipasi Jaroslav Drobny.
Mampu menyamakan kedudukan, para penggawa Arema Cronus kian termotivasi. Beberapa kali serbuan mereka memaksa para pemain Hamburg kelabakan.
Jelang babak pertama akhir, Hamburg kembali mencetak gol ke gawang Arema. Memanfaatkan tidak sempurnanya pemain belakang Arema membuang bola dari kotak penalti, Jacques Zoua melepaskan sepakan kencang, yang gagal diantisipasi Meiga.
Hamburg kembali mendapat peluang di menit 44. Sayang, Zoua gagal menerima umpan Van der Vaart dengan baik. Alhasil, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Di babak kedua, Hamburg mengganti pemainnya, termasuk Rafael van Der Vaart. Pergantian ini membuat permainan anak asuh Bert van Marwijk ini sedikit kendor. Alhasil, para penggawa Arema lebih leluasa memainkan bola.
Meski tak lagi mendominasi, Hamburg tetap mampu membahayakan pertahanan Arema. Duet Michel Pierre Lasogga dan Beister Maximilian beberapa kali membuat Kurnia Meiga jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Menit 55, Arema kembali sukses menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan Irsyad Maulana, Sunarto -yang baru masuk ke lapangan menggantikan Samsul Arif- mencetak gol.
Usai menyamakan kedudukan, Arema kian berani melancarkan serangan ke pertahanan Hamburg. Namun, sampai laga berjalan 70 menit tak ada tambahan gol yang tercipta.
Sepuluh menit akhir laga berjalan, para penggawa Arema mulai menguasai jalannya permainan. Kecepatan Sunarto, Dendi Santoso dan Irsyad Maulana menjadi andalan tuan rumah menembus kokohnya lini belakang Hamburg. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tambahan tercipta bagi kedua tim. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Eks Timnas, Cristian Gonzales: Harusnya Indonesia Menang 2-1 Lawan Bahrain
Open Play 15 Oktober 2024, 09:59
-
Cristian Gonzales Yakin Timnas Indonesia Bungkam China, Asalkan...
Tim Nasional 13 Oktober 2024, 11:55
-
Wow! Eks Madrid Ini Sebut Gravenberch Bisa Jadi Lebih Baik Dari Jude Bellingham
Liga Inggris 13 September 2024, 06:32
-
Di Bawah Asuhan Arne Slot, Mohamed Salah Tampak Seperti Rekrutan Baru Liverpool
Liga Inggris 13 September 2024, 01:21
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





