Review: Barito Putra Sukses Tahan Arema Cronus
Editor Bolanet | 19 Januari 2014 18:39
- Barito Putra sukses menahan imbang Arema Cronus di Babak Delapan Besar Inter Island Cup 2014. Dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (19/01), kedua tim berbagi angka 2-2.
Arema yang menguber kemenangan untuk membuka peluang lolos ke final langsung menggebrak begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan dua sayap mereka, dan Irsyad Maulana, anak asuh ini berupaya membongkar pertahanan Barito Putra.
Sementara, Barito tak mau meladeni permainan menyerang tuan rumah. Anak asuh Salahudin ini lebih banyak menunggu bola di area sendiri. Sesekali, melalui James Koko Lomel dan Shaka Bangura, mereka melancarkan serangan balik.
Strategi defensif yang diusung penggawa Bakantan Hamuk, julukan Barito Putra, berjalan baik sampai laga berjalan 15 menit. Para penggawa Arema nampak kesulitan menembus pertahanan Barito yang dikomando Fathul Rahman.
Diserang terus menerus, tembok pertahanan Barito akhirnya bobol. Memanfaatkan kerjasama apik dengan Sunarto, Cristian Gonzales mencetak gol yang membawa Arema unggul di menit 23.
Meski unggul, Arema terus menekan pertahanan Barito. Alhasil, berselang semenit dari gol pertama, Arema berhasil menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Irsyad Maulana yang mencetak gol.
Tertinggal dua gol, Barito mengubah gaya permainan mereka. Mereka bermain lebih agresif untuk mengejar ketinggalan.
Upaya ini membuahkan hasil di menit 31. Aksi individu Shaka Bangura sukses memperdaya barisan pertahanan Arema dan memperkecil ketinggalan Barito menjadi 1-2.
Sukses memperkecil kedudukan, Barito lanjut bermain agresif. Mengandalkan kecepatan Lomel dan Bangura, mereka meneror barisan belakang tuan rumah.
Mengantisipasi kecepatan Barito, Arema mengubah komposisi pemain. Suharno menarik Munhar dan menggantikannya dengan Gilang Ginarsa.
Upaya ini berhasil meredam serbuan Barito Putra. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan bertahan bagi keunggulan Arema.
Di awal babak kedua, Arema sempat mendapat dua kali peluang melalui Cristian Gonzales. Namun, sundulan dan sepakan kaki kiri El Loco -julukan Gonzales- masih melenceng dari sasaran.
Sementara, Barito juga beberapa kali memiliki kesempatan menyamakan kedudukan. Kecepatan Lomel dan Bangura terus merepotkan barisan pertahanan Arema.
Demi meredam serbuan sporadis Barito, Suharno kembali melakukan perubahan taktik. Dia menarik Beto Goncalves dan memasukkan Juan Revi, untuk memperkuat lini tengah.
Menambah daya dobrak, Barito Putra melakukan pergantian pemain. Menit 69, Shaka Bangura yang mengalami cedera diganti Yosua Pahabol. Selain itu, Yongki Aribowo dimasukkan menggantikan Dedi Hartono.
Menit 75, Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, dia kurang sigap mengantisipasi umpan Lomel. Alhasil, bola bergulir ke luar lapangan dan tak mengubah keadaan.
Gol akhirnya terjadi tiga menit kemudian. Umpan Lomel mampu dimanfaatkan Syahroni membobol gawang Kurnia Meiga.
Kebobolan, Arema coba bermain lebih agresif. Samsul Arif dimasukkan mengganti Ahmad Bustomi.
Masuknya Samsul sukses membuat lini belakang Barito kelabakan. Namun, sampai laga usai, kedudukan bertahan imbang. (den/hsw)
Arema yang menguber kemenangan untuk membuka peluang lolos ke final langsung menggebrak begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan dua sayap mereka, dan Irsyad Maulana, anak asuh ini berupaya membongkar pertahanan Barito Putra.
Sementara, Barito tak mau meladeni permainan menyerang tuan rumah. Anak asuh Salahudin ini lebih banyak menunggu bola di area sendiri. Sesekali, melalui James Koko Lomel dan Shaka Bangura, mereka melancarkan serangan balik.
Strategi defensif yang diusung penggawa Bakantan Hamuk, julukan Barito Putra, berjalan baik sampai laga berjalan 15 menit. Para penggawa Arema nampak kesulitan menembus pertahanan Barito yang dikomando Fathul Rahman.
Diserang terus menerus, tembok pertahanan Barito akhirnya bobol. Memanfaatkan kerjasama apik dengan Sunarto, Cristian Gonzales mencetak gol yang membawa Arema unggul di menit 23.
Meski unggul, Arema terus menekan pertahanan Barito. Alhasil, berselang semenit dari gol pertama, Arema berhasil menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Irsyad Maulana yang mencetak gol.
Tertinggal dua gol, Barito mengubah gaya permainan mereka. Mereka bermain lebih agresif untuk mengejar ketinggalan.
Upaya ini membuahkan hasil di menit 31. Aksi individu Shaka Bangura sukses memperdaya barisan pertahanan Arema dan memperkecil ketinggalan Barito menjadi 1-2.
Sukses memperkecil kedudukan, Barito lanjut bermain agresif. Mengandalkan kecepatan Lomel dan Bangura, mereka meneror barisan belakang tuan rumah.
Mengantisipasi kecepatan Barito, Arema mengubah komposisi pemain. Suharno menarik Munhar dan menggantikannya dengan Gilang Ginarsa.
Upaya ini berhasil meredam serbuan Barito Putra. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan bertahan bagi keunggulan Arema.
Di awal babak kedua, Arema sempat mendapat dua kali peluang melalui Cristian Gonzales. Namun, sundulan dan sepakan kaki kiri El Loco -julukan Gonzales- masih melenceng dari sasaran.
Sementara, Barito juga beberapa kali memiliki kesempatan menyamakan kedudukan. Kecepatan Lomel dan Bangura terus merepotkan barisan pertahanan Arema.
Demi meredam serbuan sporadis Barito, Suharno kembali melakukan perubahan taktik. Dia menarik Beto Goncalves dan memasukkan Juan Revi, untuk memperkuat lini tengah.
Menambah daya dobrak, Barito Putra melakukan pergantian pemain. Menit 69, Shaka Bangura yang mengalami cedera diganti Yosua Pahabol. Selain itu, Yongki Aribowo dimasukkan menggantikan Dedi Hartono.
Menit 75, Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, dia kurang sigap mengantisipasi umpan Lomel. Alhasil, bola bergulir ke luar lapangan dan tak mengubah keadaan.
Gol akhirnya terjadi tiga menit kemudian. Umpan Lomel mampu dimanfaatkan Syahroni membobol gawang Kurnia Meiga.
Kebobolan, Arema coba bermain lebih agresif. Samsul Arif dimasukkan mengganti Ahmad Bustomi.
Masuknya Samsul sukses membuat lini belakang Barito kelabakan. Namun, sampai laga usai, kedudukan bertahan imbang. (den/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 23:45
-
Hari Terbaik dalam Hidup! Ini Kisah Bek Persita Tangerang Christian Rontini jadi Mualaf
Bola Indonesia 25 September 2023, 15:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





