Review DU: Buat Kejutan, Persiwa Kalahkan Martapura FC
Editor Bolanet | 24 November 2014 21:13
- Persiwa Wamena sukses membuat kejutan pada Semifinal Divisi Utama 2014. Badai Pegunungan, julukan Persiwa, sukses mengalahkan Martapura FC 1-0 dan memastikan tiket promosi ke Indonesia Super League musim depan.
Meski tak diunggulkan -dan hanya berstatus tim pengganti- Persiwa Wamena tak minder. Mereka langsung mengambil inisiatif permainan dan menekan pertahanan Martapura FC.
Mengandalkan kecepatan dan determinasi tinggi, anak asuh Mahmudiana ini menggebrak pertahanan Laskar Sultan Adam, julukan Martapura FC. Beberapa kali, Pieter Rumaropen dan kawan-kawan memiliki peluang mencetak gol. Namun, karena rapatnya pertahanan Martapura, peluang-peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik.
Sementara, Martapura nampak kerepotan dengan tempo tinggi yang diperagakan penggawa Persiwa. Sembari mencoba menurunkan tempo permainan, mereka melakukan serangan balik dengan mengandalkan duet Joko Prayitno dan Brima Pepito Sanusie.
Menit 23, Persiwa unggul. Memanfaatkan skema sepak pojok, Fransiskus Mumpo membawa anak asuh Mahmudiana ini memimpin.
Unggul satu gol, Persiwa tak puas. Mereka terus berupaya menyerang pertahanan Martapura FC.
Sementara, Martapura FC berupaya membalas ketinggalan mereka dan ikut bermain dengan tempo tinggi. Walhasil, terjadi jual beli serangan antara kedua tim.
Menit 38, Pieter Rumaropen nyaris menggandakan keunggulan Persiwa ketika sudah tinggal berhadapan dengan kiper Martapura FC. Namun, Elad Hendry Njobi berhasil mencuri bola dan membuangnya keluar lapangan.
Pada penghujung babak pertama, Martapura FC memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui eksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti. Namun, sepakan Isnan Ali membentur pagar betis pemain Persiwa. Waljasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bagi keunggulan Persiwa.
Babak kedua, giliran Martapura FC membombardir gawang Persiwa. Namun, berkat kokohnya benteng yang dikawal Yesaya Desnam dan kawan-kawan, peluang Joko Prayitno gagal menjadi gol.
Berupaya menambah daya dobrak, Frans Sinatra Huwae mengubah komposisi anak asuhnya. Pelatih Martapura FC ini menarik keluar Ismail Marzuki dan memasukkan M. Aidil Bogel.
Menit 54, Martapura kembali mendapat peluang menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi eksekusi Isnan Ali membentur pagar betis pemain Persiwa.
Semenit kemudian, giliran Brima Pepito yang memiliki peluang mencetak gol. Tapi, sundulan penyerang asal Sierra Leone ini melenceng tipis dari gawang Zul Bahra.
Menit 61, giliran Persiwa Wamena membombardir pertahanan Martapura FC. Namun, kurangnya ketenangan para penyerang Persiwa membuat peluang mereka terus kandas.
Berupaya mengamankan kemenangan, Persiwa mengubah komposisi pemain. Mereka menarik Pieter Rumaropen dan memasukkan Alex Wayoi, yang lebih bertipe bertahan.
Keluarnya Rumaropen membuat serbuan Persiwa mengendor. Walhasil, Martapura FC bebas menguasai permainan dan mengkreasi serangan.
Tingginya tempo permainan membuat emosi pemain kedua tim kerap terpancing. Wasit pun kerap menghentikan permainan untuk memperingatkan pemain kedua tim.
Lima belas menit jelang laga usai, Mahmudiana kembali memperkuat lini pertahanan Eduard Ivakdalam ditarik dan digantikan Jimmy Rumbekwan.
Menit 84, M. Aidil Bogel mendapat peluang menyamakan kedudukan. Namun, sepakan kerasnya masih menghajar tiang gawang dan mental ke luar lapangan.
Martapura FC terus menekan pertahanan Persiwa Wamena. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, Persiwa Wamena bakal menghadapi Pusamania Borneo FC. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (27/11). (den/dzi)
Meski tak diunggulkan -dan hanya berstatus tim pengganti- Persiwa Wamena tak minder. Mereka langsung mengambil inisiatif permainan dan menekan pertahanan Martapura FC.
Mengandalkan kecepatan dan determinasi tinggi, anak asuh Mahmudiana ini menggebrak pertahanan Laskar Sultan Adam, julukan Martapura FC. Beberapa kali, Pieter Rumaropen dan kawan-kawan memiliki peluang mencetak gol. Namun, karena rapatnya pertahanan Martapura, peluang-peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik.
Sementara, Martapura nampak kerepotan dengan tempo tinggi yang diperagakan penggawa Persiwa. Sembari mencoba menurunkan tempo permainan, mereka melakukan serangan balik dengan mengandalkan duet Joko Prayitno dan Brima Pepito Sanusie.
Menit 23, Persiwa unggul. Memanfaatkan skema sepak pojok, Fransiskus Mumpo membawa anak asuh Mahmudiana ini memimpin.
Unggul satu gol, Persiwa tak puas. Mereka terus berupaya menyerang pertahanan Martapura FC.
Sementara, Martapura FC berupaya membalas ketinggalan mereka dan ikut bermain dengan tempo tinggi. Walhasil, terjadi jual beli serangan antara kedua tim.
Menit 38, Pieter Rumaropen nyaris menggandakan keunggulan Persiwa ketika sudah tinggal berhadapan dengan kiper Martapura FC. Namun, Elad Hendry Njobi berhasil mencuri bola dan membuangnya keluar lapangan.
Pada penghujung babak pertama, Martapura FC memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui eksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti. Namun, sepakan Isnan Ali membentur pagar betis pemain Persiwa. Waljasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bagi keunggulan Persiwa.
Babak kedua, giliran Martapura FC membombardir gawang Persiwa. Namun, berkat kokohnya benteng yang dikawal Yesaya Desnam dan kawan-kawan, peluang Joko Prayitno gagal menjadi gol.
Berupaya menambah daya dobrak, Frans Sinatra Huwae mengubah komposisi anak asuhnya. Pelatih Martapura FC ini menarik keluar Ismail Marzuki dan memasukkan M. Aidil Bogel.
Menit 54, Martapura kembali mendapat peluang menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi eksekusi Isnan Ali membentur pagar betis pemain Persiwa.
Semenit kemudian, giliran Brima Pepito yang memiliki peluang mencetak gol. Tapi, sundulan penyerang asal Sierra Leone ini melenceng tipis dari gawang Zul Bahra.
Menit 61, giliran Persiwa Wamena membombardir pertahanan Martapura FC. Namun, kurangnya ketenangan para penyerang Persiwa membuat peluang mereka terus kandas.
Berupaya mengamankan kemenangan, Persiwa mengubah komposisi pemain. Mereka menarik Pieter Rumaropen dan memasukkan Alex Wayoi, yang lebih bertipe bertahan.
Keluarnya Rumaropen membuat serbuan Persiwa mengendor. Walhasil, Martapura FC bebas menguasai permainan dan mengkreasi serangan.
Tingginya tempo permainan membuat emosi pemain kedua tim kerap terpancing. Wasit pun kerap menghentikan permainan untuk memperingatkan pemain kedua tim.
Lima belas menit jelang laga usai, Mahmudiana kembali memperkuat lini pertahanan Eduard Ivakdalam ditarik dan digantikan Jimmy Rumbekwan.
Menit 84, M. Aidil Bogel mendapat peluang menyamakan kedudukan. Namun, sepakan kerasnya masih menghajar tiang gawang dan mental ke luar lapangan.
Martapura FC terus menekan pertahanan Persiwa Wamena. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, Persiwa Wamena bakal menghadapi Pusamania Borneo FC. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (27/11). (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiwa Usung Ambisi Bobol Gawang Persib
Bola Indonesia 26 Januari 2019, 21:37
-
Keroyok Wasit, Kapten Persiwa Disanksi Seumur Hidup
Bola Indonesia 24 September 2018, 21:47
-
Live Streaming Piala Presiden 2018: Kalteng Putra vs Martapura FC
Bola Indonesia 26 Januari 2018, 10:03
-
Dua Gol Samsul Arif Warnai Kemenngan Barito Putera di Laga Derbi
Bola Indonesia 22 Januari 2018, 18:09
-
Live Streaming Piala Presiden 2018: Martapura FC vs Barito Putera
Bola Indonesia 21 Januari 2018, 16:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


