Review ISL: Arema Sukses Pecundangi Semen Padang
Editor Bolanet | 29 April 2014 17:50
- Arema Cronus sukses mencuri poin penuh dalam lawatannya ke Padang melawan tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (29/4) sore ini.
Pada laga tersebut, Singo Edan harus berterimakasih kepada Thierry Gathuessi yang mencetak satu-satunya gol pada laga ini. Tambahan tiga poin ini pun membuat Arema kembali memuncaki klasemen wilayah barat menggeser Persib Bandung.
Pertandingan ini sendiri berlangsung sengit sejak menit pertama. Enam menit babak pertama berjalan, Ahmad Bustomi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang usaha tersebut masih belum menemui sasaran.
Tak tinggal diam, tuan rumah yang memiliki rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya ini mencoba membalas. Namun beberapa upaya dari Airlangga dan Esteban Vizcarra masih mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Arema, Kurnia Meiga.
Arema pun sempat memberikan ancaman jelang babak pertama usai. Namun kali ini tendangan dari Gustavo Lopez masih mampu diselamatkan tiang gawang Semen Padang yang dijaga Jandia Eka Putra. Skor imbang tanpa gol bertahan di babak pertama.
Permainan keras yang ditunjukkan kedua tim membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-53. Irsyad Maulana dari kubu Arema dan Hendra Bayauw dari tim tuan rumah harus keluar setelah terlibat cekcok yang berujung saling adu kepala.
Empat menit berselang, Arema sukses memecah kebuntuan. Adalah Thierry Gathussi yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah tandukannya memanfaatkan umpan Bustomi gagal diantisipasi Jandia Eka Putra. 1-0 tim tamu unggul.
Tertinggal satu gol membuat Semen Padang tersentak. Tempo permainan dan intensitas serangan pun mereka tingkatkan demi menyamakan kedudukan.
Semen Padang memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-86 saat Juan Revi handsball di kotak penalti. Namun sayang, eksekusi Esteban Vizcarra mampu ditangkap dengan baik oleh Kurnia Meiga.
Kegagalan dari eksekusi Vizcarra ini pun membuat Semen Padang harus menanggung malu di depan publik sendiri karena hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak berubah. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, Singo Edan harus berterimakasih kepada Thierry Gathuessi yang mencetak satu-satunya gol pada laga ini. Tambahan tiga poin ini pun membuat Arema kembali memuncaki klasemen wilayah barat menggeser Persib Bandung.
Pertandingan ini sendiri berlangsung sengit sejak menit pertama. Enam menit babak pertama berjalan, Ahmad Bustomi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang usaha tersebut masih belum menemui sasaran.
Tak tinggal diam, tuan rumah yang memiliki rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya ini mencoba membalas. Namun beberapa upaya dari Airlangga dan Esteban Vizcarra masih mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Arema, Kurnia Meiga.
Arema pun sempat memberikan ancaman jelang babak pertama usai. Namun kali ini tendangan dari Gustavo Lopez masih mampu diselamatkan tiang gawang Semen Padang yang dijaga Jandia Eka Putra. Skor imbang tanpa gol bertahan di babak pertama.
Permainan keras yang ditunjukkan kedua tim membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-53. Irsyad Maulana dari kubu Arema dan Hendra Bayauw dari tim tuan rumah harus keluar setelah terlibat cekcok yang berujung saling adu kepala.
Empat menit berselang, Arema sukses memecah kebuntuan. Adalah Thierry Gathussi yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah tandukannya memanfaatkan umpan Bustomi gagal diantisipasi Jandia Eka Putra. 1-0 tim tamu unggul.
Tertinggal satu gol membuat Semen Padang tersentak. Tempo permainan dan intensitas serangan pun mereka tingkatkan demi menyamakan kedudukan.
Semen Padang memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-86 saat Juan Revi handsball di kotak penalti. Namun sayang, eksekusi Esteban Vizcarra mampu ditangkap dengan baik oleh Kurnia Meiga.
Kegagalan dari eksekusi Vizcarra ini pun membuat Semen Padang harus menanggung malu di depan publik sendiri karena hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak berubah. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





