Review ISL: Barito Putera Beri Kejutan Singo Edan
Editor Bolanet | 20 Januari 2013 17:26
- Barito Putera membuat kejutan di laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2013. Menghadapi tim bertabur bintang Arema, di Stadion Indrasari Martapura, Laskar Antasari unggul lewat gol tunggal Djibril Coulibaly.
Babak pertama baru berjalan empat menit, Arema yang tengah mencoba menemukan bentuk permainan justru terhentak dengan gol cepat tuan rumah Barito. Djibril Coulibaly yang menerima umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Arema mampu memaksimalkannya dengan sebuah tendangan indah yang bersarang di pojok kiri gawang Kurnia Meiga.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat menggempur pertahanan Singo Edan. Lima menit kemudian, sebuah tendangan keras Amirul Mukminin dari luar kotak penalti susah payah ditepis kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah.
Arema perlahan mulai bangkit selepas menit ke-15. Serangan demi serangan mulai mengalir deras ke pertahanan Laskar Antasari. Tercatat dua kali peluang dari Alberto Goncalves dan Keith Kayamba Gumbs masih mampu diredam pertahanan Barito Putra.
Di menit ke-40, Arema memiliki sebuah peluang emas saat Beto berhasil memasuki kotak penalti Barito. Setelah mengecoh satu pemain, Beto memberikan umpan kepada Joko Sasongko di dalam kotak penalti. Sayang tendangan keras Joko masih mampu ditepis kiper Barito, Dian Agus Prasetyo dengan baik.
Di babak kedua tuan rumah tak mengendurkan serangannya. Sementara, Arema tampak masih terus mencari ritme yang tepat untuk menandingi kecepatan pemain Barito.
Untuk menambah daya gempur pasukannya, Barito memasukkan Nehemia Solossa untuk menggantikan Yongki Aribowo. Sementara pelatih Arema, Rahmad Darmawan memasukkan Sunarto dan menarik keluar Joko Sasongko.
Masuknya Sunarto membuat serangan Arema semakin gencar dan memaksa tuan rumah bermain sedikit lebih defensif. Di menit ke-66 sebuah sundulan Cristian Gonzales masih tipis di sisi kiri gawang Dian Agus.
Peluang tersebut dibalas oleh tuan rumah dengan melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-72. Sayang Nehemia Solossa masih terburu-buru dalam menyelesaikan peluang tersebut.
Di menit-menit akhir pertandingan Gonzales memiliki peluang emas saat berhadapan dengan Dian Agus. Namun wasit menilai posisi El Loco telah berada di posisi offside saat menerima umpan. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tak berubah.
Dengan hasil tersebut, Barito Putra memperbaiki posisinya di klasemen sementara dengan menempati peringkat ketujuh dengan empat poin. Sementara Arema harus puas turun ke peringkat dua dengan enam poin dari tiga pertandingan. (bola/dzi)
Babak pertama baru berjalan empat menit, Arema yang tengah mencoba menemukan bentuk permainan justru terhentak dengan gol cepat tuan rumah Barito. Djibril Coulibaly yang menerima umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Arema mampu memaksimalkannya dengan sebuah tendangan indah yang bersarang di pojok kiri gawang Kurnia Meiga.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat menggempur pertahanan Singo Edan. Lima menit kemudian, sebuah tendangan keras Amirul Mukminin dari luar kotak penalti susah payah ditepis kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah.
Arema perlahan mulai bangkit selepas menit ke-15. Serangan demi serangan mulai mengalir deras ke pertahanan Laskar Antasari. Tercatat dua kali peluang dari Alberto Goncalves dan Keith Kayamba Gumbs masih mampu diredam pertahanan Barito Putra.
Di menit ke-40, Arema memiliki sebuah peluang emas saat Beto berhasil memasuki kotak penalti Barito. Setelah mengecoh satu pemain, Beto memberikan umpan kepada Joko Sasongko di dalam kotak penalti. Sayang tendangan keras Joko masih mampu ditepis kiper Barito, Dian Agus Prasetyo dengan baik.
Di babak kedua tuan rumah tak mengendurkan serangannya. Sementara, Arema tampak masih terus mencari ritme yang tepat untuk menandingi kecepatan pemain Barito.
Untuk menambah daya gempur pasukannya, Barito memasukkan Nehemia Solossa untuk menggantikan Yongki Aribowo. Sementara pelatih Arema, Rahmad Darmawan memasukkan Sunarto dan menarik keluar Joko Sasongko.
Masuknya Sunarto membuat serangan Arema semakin gencar dan memaksa tuan rumah bermain sedikit lebih defensif. Di menit ke-66 sebuah sundulan Cristian Gonzales masih tipis di sisi kiri gawang Dian Agus.
Peluang tersebut dibalas oleh tuan rumah dengan melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-72. Sayang Nehemia Solossa masih terburu-buru dalam menyelesaikan peluang tersebut.
Di menit-menit akhir pertandingan Gonzales memiliki peluang emas saat berhadapan dengan Dian Agus. Namun wasit menilai posisi El Loco telah berada di posisi offside saat menerima umpan. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tak berubah.
Dengan hasil tersebut, Barito Putra memperbaiki posisinya di klasemen sementara dengan menempati peringkat ketujuh dengan empat poin. Sementara Arema harus puas turun ke peringkat dua dengan enam poin dari tiga pertandingan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skenario Barito Putera Selamat dari Degradasi BRI Liga 1 2024/2025
Bola Indonesia 14 Mei 2025, 22:37
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












