Review ISL: Debut Widodo Belum Raih Hasil Maksimal
Editor Bolanet | 9 April 2013 17:35
- Debut Widodo C Putro bersama Gresik United () belum berakhir dengan hasil maksimal. Menjamu Persela Lamongan di Stadion Petrokimia, Selasa (09/4), tim besutannya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.
Perombakan cukup signifikan dilakukan pelatih anyar Persegres, Widodo Cahyono Putro. Ia membangku-cadangkan kapten mereka, Gustavo Chena dan menunjuk Aldo Barreto sebagai pemimpin di tengah lapangan. Hasilnya cukup impresif, Persegres mampu menekan sejak awal. Meski akhirnya hingga pertengahan babak pertama berjalan, tuan rumah masih kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Persela demi menciptakan peluang.
Peluang emas pertama Persegres tercipta di menit ke-27. April Hadi yang mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti melepaskan tendangan keras. Namun, bola hasil tendangannya masih menghajar mistar.
Aroma Derby Jatim dari duel tim tetangga ini membuat laga berlangsung panas. Hasilnya, di babak pertama ini empat kartu kuning harus keluar dari saku wasit. Satu untuk Sasa Zecvevic di kubu Persegres serta tiga untuk pemain Persela, Jimmy Suparno, Dedi Indra serta untuk Eki Taufik yang berujung hadiah penalti bagi Persegres.
Titik putih langsung ditunjuk wasit begitu David Faristian dijatuhkan Eki di kotak terlarang Persela. Eksekusi yang dilakukan Matsunaga Shohei saat injury time sukses menaklukkan Choirul Huda dan membawa Laskar Jako Samudra memimpin di akhir babak pertama 1-0.
Persela masih saja tertekan di babak kedua. Usaha mereka untuk bangkit kian berat ketika hujan turun di pertengahan babak kedua. Terkurasnya tenaga Persela dan demi mengejar ketertinggalan membuat pelatih Didik Ludiyanto melakukan rotasi. Dedi Indra dan Samsul Arif ditarik keluar dan digantikan Mario Costas dan Danu Rosade.
Pergantian Persela ini berbuah hasil meski hujan turun kian deras. Tepat pada menit ke-87, Mario Costas menjawab tuntas kepercayaan tersebut. Berawal dari sebuah kemelut, striker asal Argentina ini mampu menyundul bola ke arah gawang Persegres. Hilanglah kemenangan Persegres yang sudah di depan mata. Skor 1-1 menutup jalannya laga ini.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. Keduanya kini sama-sama memperoleh 15 angka, namun Persela berada setingkat di atas Persegres yang duduk di posisi ke-13. (fjr/dzi)
Perombakan cukup signifikan dilakukan pelatih anyar Persegres, Widodo Cahyono Putro. Ia membangku-cadangkan kapten mereka, Gustavo Chena dan menunjuk Aldo Barreto sebagai pemimpin di tengah lapangan. Hasilnya cukup impresif, Persegres mampu menekan sejak awal. Meski akhirnya hingga pertengahan babak pertama berjalan, tuan rumah masih kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Persela demi menciptakan peluang.
Peluang emas pertama Persegres tercipta di menit ke-27. April Hadi yang mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti melepaskan tendangan keras. Namun, bola hasil tendangannya masih menghajar mistar.
Aroma Derby Jatim dari duel tim tetangga ini membuat laga berlangsung panas. Hasilnya, di babak pertama ini empat kartu kuning harus keluar dari saku wasit. Satu untuk Sasa Zecvevic di kubu Persegres serta tiga untuk pemain Persela, Jimmy Suparno, Dedi Indra serta untuk Eki Taufik yang berujung hadiah penalti bagi Persegres.
Titik putih langsung ditunjuk wasit begitu David Faristian dijatuhkan Eki di kotak terlarang Persela. Eksekusi yang dilakukan Matsunaga Shohei saat injury time sukses menaklukkan Choirul Huda dan membawa Laskar Jako Samudra memimpin di akhir babak pertama 1-0.
Persela masih saja tertekan di babak kedua. Usaha mereka untuk bangkit kian berat ketika hujan turun di pertengahan babak kedua. Terkurasnya tenaga Persela dan demi mengejar ketertinggalan membuat pelatih Didik Ludiyanto melakukan rotasi. Dedi Indra dan Samsul Arif ditarik keluar dan digantikan Mario Costas dan Danu Rosade.
Pergantian Persela ini berbuah hasil meski hujan turun kian deras. Tepat pada menit ke-87, Mario Costas menjawab tuntas kepercayaan tersebut. Berawal dari sebuah kemelut, striker asal Argentina ini mampu menyundul bola ke arah gawang Persegres. Hilanglah kemenangan Persegres yang sudah di depan mata. Skor 1-1 menutup jalannya laga ini.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. Keduanya kini sama-sama memperoleh 15 angka, namun Persela berada setingkat di atas Persegres yang duduk di posisi ke-13. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Gol Injury Time Persita Gagalkan Kemenangan Bali United
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:34
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
-
Hasil Inter vs Shakhtar Donetsk: 10 Pemain Nerazzurri Menang Dramatis 1-0
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:22
-
Hasil Bayern vs Arsenal: Declan Rice Jadi Penyelamat, The Gunners Paksa Imbang 2-2
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:09
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




