Review ISL: Osas Saha Bawa Semen Padang Pecundangi Arema
Editor Bolanet | 21 Mei 2014 21:01
- Semen Padang sukses menaklukkan angkernya Stadion Kanjuruhan, Malang. Dijamu Arema Cronus, Rabu (21/05), Kabau Sirah -julukan Semen Padang- menang dengan skor 2-1 melalui dua gol Osas Saha.
Dalam laga ini, Arema langsung menggebrak pertahanan Semen Padang begitu laga dimulai. Mengandalkan kecepatan Dendi Santoso dan Gilang Ginarsa, anak asuh Suharno ini menekan pertahanan Kabau Sirah, julukan Semen Padang.
Beberapa kali, upaya tersebut merepotkan lini belakang Semen Padang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat gawang Jandia Eka Putra masih selamat dari kebobolan.
Sementara, Semen Padang lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik, yang dilakukan Osas Saha dan Esteban Vizcarra.
Menit 33, Kabau Sirah nyaris membobol gawang Arema. Namun, sontekan Osas Saha, memanfaatkan umpan Nur Iskandar, di mulut gawang Arema justru membuat bola melambung ke atas mistar gawang.
Empat menit kemudian, giliran Arema memiliki peluang emas. Namun, Jandia masih bisa menepis sepakan jarak jauh Alfarizi.
Kurang bertenaganya lini tengah Arema, direspon tim pelatih. Menit 40, mereka menarik keluar Cristian Gonzales. Posisi El Loco, julukan Gonzales, diisi I Gede Sukadana.
Belum lagi pergantian tersebut berdampak ke permainan mereka, Arema justru harus tertinggal lebih dulu pada menit 42. Sepakan Osas Saha meluncur deras ke gawang Arema, yang dikawal I Made Wardhana.
Tertinggal satu gol, permainan para penggawa Arema kian kacau. Walhasil, pada penghujung babak pertama, Esteban Vizcarra sempat melakukan solo run spektakuler yang membuat lini belakang Arema pontang-panting. Namun, beruntung bagi tuan rumah, eksekusi Esteban mash tips melenceng di samping kiri gawang Made Wardhana.
Pada awal babak kedua, Arema melakukan pembenahan lini belakang mereka. Gilang Ginarsa ditarik dan diganti Benny Wahyudi. Masuknya Benny membuat permainan Arema kian hidup. Beberapa kali Benny membantu serangan dari sektor sayap.
Bahkan, menit 50, Benny sempat melepas tembakan ke gawang Semen Padang. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Jandia.
Menit 57, Saha menggandakan keunggulan Semen Padang. Tak terkawal di sisi kanan pertahanan Arema, Saha melepas sepakan keras yang tak bisa dibendung Made Wardhana.
Berupaya membalas ketinggalan, Arema memasukkan Samsul Arif pada menit 60. Dia mengisi posisi Munhar yang ditarik keluar.
Masuknya Samsul memang menambah daya dobrak Arema. Namun, buruknya koordinasi antar pemain membuat serbuan penggawa Arema selalu kandas di barisan belakang Semen Padang.
Alih-alih memperkecil ketinggalan, Arema justru nyaris kembali kebobolan pada menit 83. Namun, kali ini sundulan Saha masih tipis melenceng di samping kiri gawang tuan rumah.
Semenit kemudian, Arema akhirnya berhasil memperkecil ketinggalan mereka. Sundulan Ahmad Alfarizi memanfaatkan umpan tendangan bebas I Gede Sukadana meluncur deras membobol gawang Jandia Eka Putra.
Jelang laga usai, dua tim terlibat jual beli serangan. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta bagi kedua tim. (den/dzi)
Dalam laga ini, Arema langsung menggebrak pertahanan Semen Padang begitu laga dimulai. Mengandalkan kecepatan Dendi Santoso dan Gilang Ginarsa, anak asuh Suharno ini menekan pertahanan Kabau Sirah, julukan Semen Padang.
Beberapa kali, upaya tersebut merepotkan lini belakang Semen Padang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat gawang Jandia Eka Putra masih selamat dari kebobolan.
Sementara, Semen Padang lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik, yang dilakukan Osas Saha dan Esteban Vizcarra.
Menit 33, Kabau Sirah nyaris membobol gawang Arema. Namun, sontekan Osas Saha, memanfaatkan umpan Nur Iskandar, di mulut gawang Arema justru membuat bola melambung ke atas mistar gawang.
Empat menit kemudian, giliran Arema memiliki peluang emas. Namun, Jandia masih bisa menepis sepakan jarak jauh Alfarizi.
Kurang bertenaganya lini tengah Arema, direspon tim pelatih. Menit 40, mereka menarik keluar Cristian Gonzales. Posisi El Loco, julukan Gonzales, diisi I Gede Sukadana.
Belum lagi pergantian tersebut berdampak ke permainan mereka, Arema justru harus tertinggal lebih dulu pada menit 42. Sepakan Osas Saha meluncur deras ke gawang Arema, yang dikawal I Made Wardhana.
Tertinggal satu gol, permainan para penggawa Arema kian kacau. Walhasil, pada penghujung babak pertama, Esteban Vizcarra sempat melakukan solo run spektakuler yang membuat lini belakang Arema pontang-panting. Namun, beruntung bagi tuan rumah, eksekusi Esteban mash tips melenceng di samping kiri gawang Made Wardhana.
Pada awal babak kedua, Arema melakukan pembenahan lini belakang mereka. Gilang Ginarsa ditarik dan diganti Benny Wahyudi. Masuknya Benny membuat permainan Arema kian hidup. Beberapa kali Benny membantu serangan dari sektor sayap.
Bahkan, menit 50, Benny sempat melepas tembakan ke gawang Semen Padang. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Jandia.
Menit 57, Saha menggandakan keunggulan Semen Padang. Tak terkawal di sisi kanan pertahanan Arema, Saha melepas sepakan keras yang tak bisa dibendung Made Wardhana.
Berupaya membalas ketinggalan, Arema memasukkan Samsul Arif pada menit 60. Dia mengisi posisi Munhar yang ditarik keluar.
Masuknya Samsul memang menambah daya dobrak Arema. Namun, buruknya koordinasi antar pemain membuat serbuan penggawa Arema selalu kandas di barisan belakang Semen Padang.
Alih-alih memperkecil ketinggalan, Arema justru nyaris kembali kebobolan pada menit 83. Namun, kali ini sundulan Saha masih tipis melenceng di samping kiri gawang tuan rumah.
Semenit kemudian, Arema akhirnya berhasil memperkecil ketinggalan mereka. Sundulan Ahmad Alfarizi memanfaatkan umpan tendangan bebas I Gede Sukadana meluncur deras membobol gawang Jandia Eka Putra.
Jelang laga usai, dua tim terlibat jual beli serangan. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta bagi kedua tim. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Siaran Langsung Semen Padang vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:45
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




