Review: Persebaya Kubur Persegres di Kediri
Editor Bolanet | 13 Januari 2014 17:37
- Persebaya mengubur asa Persegres untuk tampil apik di Inter Island Cup (IIC) 2014. Berhadapan di Stadion Brawijaya, Senin (13/1) sore, Persebaya menghujam anak asuh Agus Yuwono dengan skor mencolok 3-1. Kemenangan ini menjaga asa Persebaya untuk lolos ke babak delapan besar.
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat lapangan di Stadion Brawijaya tergenang air. Imbasnya, aliran bola tak lancar. Lapangan yang licin juga menjadi biang lahirnya pelanggaran-pelanggaran kasar yang dilakukan oleh pemain kedua tim.
Buka hanya itu, lapangan yang becek membuat kedua tim gagal mengembangkan permainan. Peluang yang tercipta juga amat minim. Persebaya total hanya memperoleh dua peluang melalui Hasim Kipuw. Kans pertama Kipuw hadir di menit keenam. Sayang sepakannya justru melambung meski tinggal berhadapan dengan gawang yang melompong.
Peluang kedia mantan pemain Arema Cronous ini didapat dari tendangan bebas menit ke-37. Kali ini bola dapat ditepis kiper Persegres, Sukasto Effendi. Penampilan kapten tim Greg Nwokolo juta tak terlalu mencolok. Greg kerap menemui jalan buntu ketika berhadapan dengan Otavio Dutra.
Persegres tampil menyerang di awal babak kedua. Masuknya Jacky Parasela membuat serangan tim ini lebih hidup. Jacky akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Tendangan keras Jacky gagal diantisipasi kiper Persebaya Jandri Pitoy.
Namun keunggulan Persegres tak bertahan lama. Tepat di menit ke-70, Persebaya menyamakan skor lewat Dedi Kusnandar. Tendangan spekulasi Dedi yang sempat membentur betis salah seorang bek Persegres, membuat kiper Sukasto terkecoh. Skor menjadi 1-1.
Persebaya membalikkan kedudukan pada menit ke-82 melalui Agu Casmir. Menerima crossing Greg Nwokolo, Agu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang, meski saat itu ia dikawal tiga pemain Persegres. Agu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 setelah memanfaatkan bola muntah. Skor 3-1 menutup laga ini. Kekalahan kedua memaksa Persegres harus tersingkir dari IIC 2014. (faw/dzi)
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat lapangan di Stadion Brawijaya tergenang air. Imbasnya, aliran bola tak lancar. Lapangan yang licin juga menjadi biang lahirnya pelanggaran-pelanggaran kasar yang dilakukan oleh pemain kedua tim.
Buka hanya itu, lapangan yang becek membuat kedua tim gagal mengembangkan permainan. Peluang yang tercipta juga amat minim. Persebaya total hanya memperoleh dua peluang melalui Hasim Kipuw. Kans pertama Kipuw hadir di menit keenam. Sayang sepakannya justru melambung meski tinggal berhadapan dengan gawang yang melompong.
Peluang kedia mantan pemain Arema Cronous ini didapat dari tendangan bebas menit ke-37. Kali ini bola dapat ditepis kiper Persegres, Sukasto Effendi. Penampilan kapten tim Greg Nwokolo juta tak terlalu mencolok. Greg kerap menemui jalan buntu ketika berhadapan dengan Otavio Dutra.
Persegres tampil menyerang di awal babak kedua. Masuknya Jacky Parasela membuat serangan tim ini lebih hidup. Jacky akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Tendangan keras Jacky gagal diantisipasi kiper Persebaya Jandri Pitoy.
Namun keunggulan Persegres tak bertahan lama. Tepat di menit ke-70, Persebaya menyamakan skor lewat Dedi Kusnandar. Tendangan spekulasi Dedi yang sempat membentur betis salah seorang bek Persegres, membuat kiper Sukasto terkecoh. Skor menjadi 1-1.
Persebaya membalikkan kedudukan pada menit ke-82 melalui Agu Casmir. Menerima crossing Greg Nwokolo, Agu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang, meski saat itu ia dikawal tiga pemain Persegres. Agu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 setelah memanfaatkan bola muntah. Skor 3-1 menutup laga ini. Kekalahan kedua memaksa Persegres harus tersingkir dari IIC 2014. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











