Review: PSM Makassar Ditahan Imbang Perseru Serui 2-2
Editor Bolanet | 13 Januari 2014 16:41
- PSM Makassar hanya berhasil membawa 1 poin dari Inter Island Cup (IIC) 2014. Pada laga terakhir penyisihan zona Sulawesi-Papua lawan tim promosi Perseru Serui di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (13/1/2014) sore, PSM bermain imbang 2-2.
Menghadapi Perseru, pelatih Jorg Peter Steinebrunner melakukan rotasi mencolok. Pelatih asal Jerman ini memainkan pemain mudanya seperti Rasyid A Bakri, Kurniawan Karman, Rasul Zainuddin, dan lainnya.
Bahkan, ban kapten diberikan kepada Rasyid. Sedangkan pemain senior seperti Ponaryo Astaman, Andi Oddang, Abdul Abanda Rahman, Qifly Tamarah, dan lainnya dibangkucadangkan.
Yang menarik lagi, Jorg memainkan 100 persen pemain lokal. Tidak ada pemain asing, bahkan yang duduk di bangku cadangan sekalipun.
Menelan dua kekalahan sebelumnya dan sudah tersingkir dari IIC 2014 tidak membuat PSM tampil melempen. Malahan, dengan pemain muda, tim Ayam Jantan tampil ngotot.
Perseru juga tidak kalah ngototnya. Demi membuka asa lolos ke babak selanjutnya, tim promosi ini terus melakukan tekanan.
Peluang Perseu pun terbuka saat wasit memberi hadiah penalti untuk tim asal Papua tersebut. Tapi tendangan penaltinya masih mampu diatasi I Ngurah Komang AP.
Tidak lama berselang, PSM pun mendapat peluang emas saat Qifly Tamarah tinggal berhadapan dengan kiper Perseru. Sayangnya, Qilfy masih terburu-buru dan tendangannya melenceng. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda minum.
Babak kedua, PSM akhirnya unggul lebih dulu lewat Abanda di menit 63. Abanda sukses memanfaatkan umpan crossing dari Qifly dengan baik dan menyarangkan bola di gawang.
Menit 84, Perseru menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Sunday Oboh melalui shooting dari luar kotak penalti.
Empat menit berselang, PSM kembali unggul. Melalui serangan balik yang cepat, Supandi mengirimkan umpan matang depan dan disambut Qilfy lalu dilesakkan ke gawang. Skor 2-1 untuk PSM.
Pada tambahan waktu 3 menit, Perseru berhasil menyamakan kedudukan setelah Patric sukses membobol gawang Ngurah. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang. (nda/dzi)
Menghadapi Perseru, pelatih Jorg Peter Steinebrunner melakukan rotasi mencolok. Pelatih asal Jerman ini memainkan pemain mudanya seperti Rasyid A Bakri, Kurniawan Karman, Rasul Zainuddin, dan lainnya.
Bahkan, ban kapten diberikan kepada Rasyid. Sedangkan pemain senior seperti Ponaryo Astaman, Andi Oddang, Abdul Abanda Rahman, Qifly Tamarah, dan lainnya dibangkucadangkan.
Yang menarik lagi, Jorg memainkan 100 persen pemain lokal. Tidak ada pemain asing, bahkan yang duduk di bangku cadangan sekalipun.
Menelan dua kekalahan sebelumnya dan sudah tersingkir dari IIC 2014 tidak membuat PSM tampil melempen. Malahan, dengan pemain muda, tim Ayam Jantan tampil ngotot.
Perseru juga tidak kalah ngototnya. Demi membuka asa lolos ke babak selanjutnya, tim promosi ini terus melakukan tekanan.
Peluang Perseu pun terbuka saat wasit memberi hadiah penalti untuk tim asal Papua tersebut. Tapi tendangan penaltinya masih mampu diatasi I Ngurah Komang AP.
Tidak lama berselang, PSM pun mendapat peluang emas saat Qifly Tamarah tinggal berhadapan dengan kiper Perseru. Sayangnya, Qilfy masih terburu-buru dan tendangannya melenceng. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda minum.
Babak kedua, PSM akhirnya unggul lebih dulu lewat Abanda di menit 63. Abanda sukses memanfaatkan umpan crossing dari Qifly dengan baik dan menyarangkan bola di gawang.
Menit 84, Perseru menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Sunday Oboh melalui shooting dari luar kotak penalti.
Empat menit berselang, PSM kembali unggul. Melalui serangan balik yang cepat, Supandi mengirimkan umpan matang depan dan disambut Qilfy lalu dilesakkan ke gawang. Skor 2-1 untuk PSM.
Pada tambahan waktu 3 menit, Perseru berhasil menyamakan kedudukan setelah Patric sukses membobol gawang Ngurah. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




