Ricky Yacobi Dukung Rencana Tim Sembilan dan Kemenpora
Editor Bolanet | 22 Maret 2015 21:21
- Mantan pemain tim nasional Indonesia, Ricky Yacobi, berpendapat jika prestasi atlet harus diperhatikan dan diutamakan oleh seluruh induk olahraga sebelum tampil di SEA Games 2015, di Singapura, pada Juni mendatang.
Karena itu, pihaknya mendukung wacana yang dilontarkan Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penundaan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 18 April mendatang di Surabaya, Jawa Timur.
Hal tersebut, untuk memilih Ketua Umum, Wakil, dan Komite Eksekutif (Exco) periode 2015-2019.
Apalagi, dilanjutkannya, waktu pelaksanaan event dua tahunan tersebut, tinggal tiga bulan. Karenanya, setiap Pengurus Pusat atau Pengurus Besar (PP/PB) harus memikirkan bagaimana cara menggembleng atlet supaya mampu meraih medali di SEA Games.
Para pengurus harus fokus membina atletnya masing-masing. Mereka akan berjuang di SEA Games demi Merah Putih, sehingga perlu diutamakan. Harapan kita, adalah raihan prestasi gemilang di pentas SEA Games saat digelar di negara lain, kata Ricky Yacobi.
Jika KLB PSSI ataupun PB/PP tetap menggelar Musyawarah Nasional (Munas), Ricky berpandangan bakal memberikan dampak kurang baik.
Karena itu, pihaknya mendukung wacana yang dilontarkan Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penundaan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 18 April mendatang di Surabaya, Jawa Timur.
Hal tersebut, untuk memilih Ketua Umum, Wakil, dan Komite Eksekutif (Exco) periode 2015-2019.
Apalagi, dilanjutkannya, waktu pelaksanaan event dua tahunan tersebut, tinggal tiga bulan. Karenanya, setiap Pengurus Pusat atau Pengurus Besar (PP/PB) harus memikirkan bagaimana cara menggembleng atlet supaya mampu meraih medali di SEA Games.
Para pengurus harus fokus membina atletnya masing-masing. Mereka akan berjuang di SEA Games demi Merah Putih, sehingga perlu diutamakan. Harapan kita, adalah raihan prestasi gemilang di pentas SEA Games saat digelar di negara lain, kata Ricky Yacobi.
Jika KLB PSSI ataupun PB/PP tetap menggelar Musyawarah Nasional (Munas), Ricky berpandangan bakal memberikan dampak kurang baik.
Adanya konflik di internal induk organisasi, dikhawatirkan mengganggu pembinaan atlet jelang SEA Games 2015 di Singapura, Juni mendatang.
Munculnya konflik, bisanya terjadi usai pelaksanaan pemilihan Ketua Umum melalui Munas ataupun Kongres. Contohnya, adalah Munaslub PB ISSI (balap sepeda) dan Munas PB TI (taekwondo).
Bahkan, bulu tangkis di wilayah DKI Jakarta ikut terkena dampak, setelah Ketua Pengprov PBSI DKI Icuk Sugiarto dipecat dari jabatannya. Konflik semakin melebar setelah digelar Musorprovlub PBSI DKI dengan memilih Alex Tirta sebagai Ketua Umum (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














