Salah Satu Legenda Sepak Bola Indonesia, Ribut Waidi Wafat
Editor Bolanet | 3 Juni 2012 13:16
- Dunia sepakbola nasional kembali berduka. Mantan penggawa PSIS Semarang dan salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia, Ribut Waidi meninggal dunia akibat serangan jantung.
Almarhum wafat Minggu (03/6) pagi di Rumah Sakit Tugu Semarang Barat. Menurut rencana, jenazah almarhum akan dikebumikan pukul 11.00 WIB dan diberangkatkan dari rumah duka Perum Wahyu Asri Utomo, Jl.Wahyu Asri Dalam 4 B No 70 Ngaliyan, Semarang.
Ribut Waidi merupakan salah satu andalan Timnas Indonesia di 1986 sampai 1990. Selama memperkuat Timnas, pria kelahiran 5 Desember 1962 ini, sempat mengantarkan Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1987. Medali itu ditentukan oleh gol tunggalnya ke gawang Malaysia di babak perpanjangan waktu partai final.
Tahun 1987 juga kian sempurna baginya setelah Ribut Waidi juga membawa Mahesa Jenar -julukan PSIS Semarang- menjadi juara Perserikatan. Dia juga mendapat gelar pemain terbaik di ajang ini.
Selain kepiawaian mengolah si kulit bundar, nasionalisme merupakan hal yang juga layak dikenang dari pemain yang identik dengan nomor punggung 10 ini. Dia selalu meneteskan air mata kala Indonesia Raya dikumandangkan. Meski saya anak ndeso, saya sudah ikut memberikan yang terbaik bagi bangsa ini melalui sepak bola, tuturnya saat itu.
Selamat jalan Ribut Waidi. Semoga selalu diberi tempat terbaik di sisi Sang Maha Baik. (den/dzi)
Almarhum wafat Minggu (03/6) pagi di Rumah Sakit Tugu Semarang Barat. Menurut rencana, jenazah almarhum akan dikebumikan pukul 11.00 WIB dan diberangkatkan dari rumah duka Perum Wahyu Asri Utomo, Jl.Wahyu Asri Dalam 4 B No 70 Ngaliyan, Semarang.
Ribut Waidi merupakan salah satu andalan Timnas Indonesia di 1986 sampai 1990. Selama memperkuat Timnas, pria kelahiran 5 Desember 1962 ini, sempat mengantarkan Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1987. Medali itu ditentukan oleh gol tunggalnya ke gawang Malaysia di babak perpanjangan waktu partai final.
Tahun 1987 juga kian sempurna baginya setelah Ribut Waidi juga membawa Mahesa Jenar -julukan PSIS Semarang- menjadi juara Perserikatan. Dia juga mendapat gelar pemain terbaik di ajang ini.
Selain kepiawaian mengolah si kulit bundar, nasionalisme merupakan hal yang juga layak dikenang dari pemain yang identik dengan nomor punggung 10 ini. Dia selalu meneteskan air mata kala Indonesia Raya dikumandangkan. Meski saya anak ndeso, saya sudah ikut memberikan yang terbaik bagi bangsa ini melalui sepak bola, tuturnya saat itu.
Selamat jalan Ribut Waidi. Semoga selalu diberi tempat terbaik di sisi Sang Maha Baik. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















