Saleh Mukadar Curiga Kerusuhan Tambaksari
Editor Bolanet | 4 Juni 2012 18:15
- Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI, Saleh Ismail Mukadar menurigai kerusuhan di Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari Minggu (03/6) disetting oleh pihak-pihak tertentu. Ia menilai ada beberapa kejanggalan dalam insiden kemarin.
Saleh bersama CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), , tampak hadir ke rumah duka Purwo Adi Utomo siang tadi. Meski tak ikut ke pemakaman, keduanya ikut hadir memberangkatkan jenazah pelajar SMKN 5 Pembangunan Surabaya itu.
Laga Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta IPL kemarin sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu. Namun G10N digunakan untuk Persebaya DU (Divisi Utama) Liga Indonesia. Persebaya IPL mengalah dengan mengundurkan jadwal sehari kemudian. Nah, bentrokan jadwal ini menjadi keanehan pertama yang ditangkap Saleh.
Mantan Komisaris PT.Persebaya ini juga menilai janggal upaya keamanan untuk membubarkan penonton dengan tembakan gas air mata. Mosok mau ambil spanduk saja sampai ditembaki gas air mata? ungkap Saleh kepada salah satu radio lokal Surabaya.
Insiden itu kemudian membuat pihak Polrestabes Surabaya menghentikan pertandingan Persebaya IPL hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sementara Persebaya DU yang sudah habis partai kandang mereka, terhitung relatif aman dengan ancaman ini. Hal itu membuat Saleh kian curiga kalau pihak kepolisian berat sebelah dan mensinyalir kalau kerusuhan ini ada kaitannya dengan dualisme liga dan dualisme PSSI.
Saya tidak mau menuduh, tapi saya yakin ini ada hubungannya dengan dualisme ini, pungkasnya. (fjr/dzi)
Saleh bersama CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), , tampak hadir ke rumah duka Purwo Adi Utomo siang tadi. Meski tak ikut ke pemakaman, keduanya ikut hadir memberangkatkan jenazah pelajar SMKN 5 Pembangunan Surabaya itu.
Laga Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta IPL kemarin sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu. Namun G10N digunakan untuk Persebaya DU (Divisi Utama) Liga Indonesia. Persebaya IPL mengalah dengan mengundurkan jadwal sehari kemudian. Nah, bentrokan jadwal ini menjadi keanehan pertama yang ditangkap Saleh.
Mantan Komisaris PT.Persebaya ini juga menilai janggal upaya keamanan untuk membubarkan penonton dengan tembakan gas air mata. Mosok mau ambil spanduk saja sampai ditembaki gas air mata? ungkap Saleh kepada salah satu radio lokal Surabaya.
Insiden itu kemudian membuat pihak Polrestabes Surabaya menghentikan pertandingan Persebaya IPL hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sementara Persebaya DU yang sudah habis partai kandang mereka, terhitung relatif aman dengan ancaman ini. Hal itu membuat Saleh kian curiga kalau pihak kepolisian berat sebelah dan mensinyalir kalau kerusuhan ini ada kaitannya dengan dualisme liga dan dualisme PSSI.
Saya tidak mau menuduh, tapi saya yakin ini ada hubungannya dengan dualisme ini, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Isak Tangis Pemain Arema saat Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan
Galeri 3 Oktober 2022, 19:43
-
Daftar Bencana Sepak Bola Terbesar di Dunia Selain Tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 3 Oktober 2022, 09:08
-
Update Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan: 129 Nyawa Melayang
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 18:54
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




