'Sanksi BOPI Untuk Persis Solo Tidak Berdasar'
Editor Bolanet | 6 Desember 2012 15:07
- Mantan Ketua Persis Solo PT LI, FX Hadi Rudyatmo menyebut dasar permintaan pembekuan Persis oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tidak kuat. Menurut Rudyatmo telatnya pembayaran gaji oleh Persis tidak bisa dijadikan alasan dijatuhi sanksi karena banyak klub profesional yang melakukan hal serupa.
Pemberian sanksi kepada Persis harus ada dasar yang kuat. Ya kalau alasannya dikaitkan dengan terlambatnya pembayaran gaji pemain jelas itu tidak bisa. Untuk sekarang ini banyak klub-klub profesional yang membayar gaji pemainnya juga terlambat, ucap FX Hadi Rudyatmo mantan Ketua Umum Persis Solo kepada wartawan di Solo.
Pada kesempatan yang sama, Rudyatmo menjelaskan jika hingga saat ini Persis Solo belum menerima surat keputusan dari BOPI. Ya kalau BOPI memberikan sanksi kepada Persis berupa larangan tampil di kompetisi profesional apa pun itu alasannya apa?
Teman-teman di Persis sampai saat ini masih belum mau memberikan komentar tentang ini, karena sampai saat ini juga belum menerima surat mengenai sanksi yang diberikan oleh BOPI, sambungnya.
Sementara ketika disinggung mengenai masalah anggaran Persis dari APBD Pemkot Surakarta, Wali Kota Surakarta mengatakan sudah tidak ada dana hibah untuk kompetisi Persis. Bantuan dana untuk Persis tetap ada tetapi itu sifatnya untuk pembinaan dan jumlahnya juga tidak besar, pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada jumpa pers Rabu (05/12) BOPI meminta PT Liga Indonesia untuk membekukan status Persis Solo di kompetisi Divisi Utama musim depan. BOPI beranggapan Persis lalai memenuhi hak pemain hingga menelantarkan nasib mendiang Diego Mendieta. (ant/mac)
Pemberian sanksi kepada Persis harus ada dasar yang kuat. Ya kalau alasannya dikaitkan dengan terlambatnya pembayaran gaji pemain jelas itu tidak bisa. Untuk sekarang ini banyak klub-klub profesional yang membayar gaji pemainnya juga terlambat, ucap FX Hadi Rudyatmo mantan Ketua Umum Persis Solo kepada wartawan di Solo.
Pada kesempatan yang sama, Rudyatmo menjelaskan jika hingga saat ini Persis Solo belum menerima surat keputusan dari BOPI. Ya kalau BOPI memberikan sanksi kepada Persis berupa larangan tampil di kompetisi profesional apa pun itu alasannya apa?
Teman-teman di Persis sampai saat ini masih belum mau memberikan komentar tentang ini, karena sampai saat ini juga belum menerima surat mengenai sanksi yang diberikan oleh BOPI, sambungnya.
Sementara ketika disinggung mengenai masalah anggaran Persis dari APBD Pemkot Surakarta, Wali Kota Surakarta mengatakan sudah tidak ada dana hibah untuk kompetisi Persis. Bantuan dana untuk Persis tetap ada tetapi itu sifatnya untuk pembinaan dan jumlahnya juga tidak besar, pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada jumpa pers Rabu (05/12) BOPI meminta PT Liga Indonesia untuk membekukan status Persis Solo di kompetisi Divisi Utama musim depan. BOPI beranggapan Persis lalai memenuhi hak pemain hingga menelantarkan nasib mendiang Diego Mendieta. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












