'Sanksi FIFA Bukan Kiamat!'
Editor Bolanet | 30 Mei 2015 18:48
- Sanksi FIFA pada PSSI dinilai bukan merupakan kiamat bagi sepakbola Indonesia. Sanksi ini dinilai memberi kesempatan untuk membenahi sepakbola Indonesia dari sengkarut yang terjadi selama ini.
Ini bukan kiamat bagi sepakbola kita, ujar anggota Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono, pada .
Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk membenahi dulu sepakbola kita, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora. Sanksi pembekukan oleh FIFA akan terus berlanjut, kecuali semua syarat yang ditetapkan FIFA dipenuhi.
Akibat sanksi ini, semua klub Indonesia dilarang berpartisipasi di pentas Internasional di bawah FIFA dan AFC. Sementara khusus untuk Timnas Indonesia, masih diperbolehkan bermain di SEA Games 2015 Singapura hingga turnamen berakhir. Tetapi itu akan menjadi turnamen internasional terakhir timnas di saat sanksi FIFA masih berlaku.
Lebih lanjut, Cheppy menyebut bahwa Tim Transisi telah memiliki pedoman dan arah perbaikan sepakbola Indonesia ke depannya. Pedoman ini sudah tercantum dalam roadmap yang disusun tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Kita akan ikuti roadmap ini dan memanfaatkan kesempatan ini membenahi sepakbola Indonesia secara menyeluruh, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Ini bukan kiamat bagi sepakbola kita, ujar anggota Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono, pada .
Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk membenahi dulu sepakbola kita, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora. Sanksi pembekukan oleh FIFA akan terus berlanjut, kecuali semua syarat yang ditetapkan FIFA dipenuhi.
Akibat sanksi ini, semua klub Indonesia dilarang berpartisipasi di pentas Internasional di bawah FIFA dan AFC. Sementara khusus untuk Timnas Indonesia, masih diperbolehkan bermain di SEA Games 2015 Singapura hingga turnamen berakhir. Tetapi itu akan menjadi turnamen internasional terakhir timnas di saat sanksi FIFA masih berlaku.
Lebih lanjut, Cheppy menyebut bahwa Tim Transisi telah memiliki pedoman dan arah perbaikan sepakbola Indonesia ke depannya. Pedoman ini sudah tercantum dalam roadmap yang disusun tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Kita akan ikuti roadmap ini dan memanfaatkan kesempatan ini membenahi sepakbola Indonesia secara menyeluruh, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Resmi Disanksi FIFA, Ini Alasan Indonesia Tetap Berlaga di SEA Games
- Meski disanksi FIFA, Timnas Tetap Turun di SEA Games
- Resmi, FIFA Jatuhkan Sanksi Kepada PSSI
- PSSI: FIFA Nilai Kemenpora Belum Tunjukkan Itikad Baik
- Sekjen PSSI: FIFA Sudah Siapkan Draft Sanksi
- Bukan Berarti Kiamat, Tim Transisi Jadikan Sanksi FIFA Momentum Tiru Australia
- Melalui Akun FB Resminya, Jokowi Tegas Dukung Menpora
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59















