Sekjen PSSI Minta Suporter Berkomitmen sebelum Cabut Larangan Away pada Liga 1 Musim Depan, Tidak Setuju jika Tak Ada Jaminan
Gia Yuda Pradana | 29 April 2025 09:51
Bola.net - Sekjen PSSI, Yunus Nusi, angkat bicara mengenai kemungkinan pencabutan larangan away untuk suporter tamu pada Liga 1 2025/2026. Ia meminta pendukung untuk membuat komitmen.
PSSI telah melarang suporter tamu untuk away sejak musim 2022/2023 atau dalam tiga musim terakhir. Ini kesepakatan antara PSSI, FIFA, pemerintah, dan kepolisian imbas tragedi Kanjuruhan.
Namun, dalam kenyataannya, masih banyak suporter yang away pada tiga musim terakhir BRI Liga 1. Sebagai konsekuensinya, PSSI, lewat Komite Disiplin (Komdis), menjatuhkan denda kepada klub tuan rumah dan tamu.
PSSI meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengkaji tentang peluang suporter away. Peluncuran aplikasi Sobat Liga bisa menjadi solusi.
Keamanan, Kenyamanan, dan Ketertiban
Aplikasi Sobat Liga juga bakal menjual tiket BRI Liga 1 untuk suporter away. Namun, pendukung tim tamu diharuskan melakukan registrasi lebih dulu dengan menggunakan pemindaian wajah.
"Nah, makanya saya sampaikan tadi ketua umum itu sangat berharap bahwa inovasi-inovasi yang dilakukan oleh LIB itu dalam rangka satu keamanan, kenyamanan, ketertiban," ujar Yunus Nusi kepada wartawan.
"Nah, di situ kan menyangkut apakah nanti suporter away itu bisa datang. Ini yang kita minta dikaji dan harus dilakukan oleh LIB."
"Karena Ketua Umum PSSI harapannya, berharap bahwa suporter away itu sejatinya sudah harus ada, seperti bagaimana negara-negara lain melaksanakan kompetisi," lanjut Yunus Nusi.
Bisa Diperiksa

Yunus Nusi menginginkan adanya perjanjian suporter. Ini untuk bisa menjamin kenyamanan dan ketertiban untuk pendukung away.
"Nah, kita juga berharap ada komitmen bersama dari kawan-kawan suporter untuk bisa nggak menjamin ini. Karena kalau tidak ada jaminan, PSSI juga belum mungkin akan memutuskan setuju atau tidak," ucap Yunus Nusi.
"Kenapa? Karena, maaf, Ketua Umum dam Sekjen PSSI yang akan diperiksa apabila ada apa-apa. Kasus kanjuruhan itu menjadi pelajaran berharga bagi kami, termasuk saya pribadi karena saya hampir terlibat secara hukum di dalamnya."
"Maka saya selalu menyampaikan itu kepada LIB, kepada Ketua Umum bahwa memang perlu hati-hati, apakah ada komitmen ketertiban dan kenyamanan yang dilakukan oleh suporter terhadap suporter away," sambungnya.
Belum Ada yang Bisa Menjamin

"Belum ada yang bisa menjamin, bagaimana Persija Jakarta dengan Persib Bandung main. Bagaimana Persebaya dan Arema sama-sama bisa main. Apakah kedua suporter ini bisa kita gabung bersama-sama? Tidak ada yang menjamin," ungkap Yunus Nusi.
"Maka saya selaku Sekjen juga tidak akan setuju kalau tidak ada jaminan ini. Karena konsekuensi hukumnya ada pada Sekjen dan Direktur LIB."
"Atas laporan yang disampaikan PSSI kepada FIFA. Selama apa yang kami lakukan saat ini tentang kompetisi yang dilakukan oleh BRI Liga 1."
"Kami diminta untuk selalu mengkajinya dan selalu melaporkan juga kepada FIFA. Hari ini kami masih belum ada keputusan Ketua Umum dan Exco. Apakah musim kompetisi 2025/26 itu suporter away akan ada nanti kita tunggu saja. Sambil menunggu kajian dari LIB," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Klasemen BRI Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
