Selain Peringkat, Peserta Kompetisi 2014 Ditentukan Club Licensing
Editor Bolanet | 28 September 2012 21:36
- Hasrat klub-klub ISL maupun IPL untuk berlaga di kompetisi level tertinggi 2014 mendatang, hampir bisa dipastikan tak bakal terwujud dengan mudah. Selain ditentukan peringkat terakhir masing-masing, lolosnya klub juga ditentukan club licensing.
Menurut CEO PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS), , klub-klub yang akan berlaga di level tertinggi, 2014 mendatang harus memiliki sertifikat klub profesional.
Selama ini Indonesia tertinggal dari negara-negara lain. Sejak 2008 sebetulnya kita sudah dimandatkan. Untuk 2014 mendatang, tak ada tawar menawar lagi. Klub-klub harus memiliki lisensi profesional, ujar pria yang juga merupakan anggota Joint Committee ini, pada , Jumat (28/09).
Sebelumnya, di awal musim lalu, AFC, melalui Direktur Kompetisi mereka, Suzuki Tokuaki, telah memaparkan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapat lisensi profesional. Lima aspek tersebut adalah: legalitas, finansial, infrastruktur, sporting dan personal.
Widja menambahkan, ada poin minimal yang harus diraih klub-klub Indonesia dalam memenuhi lima persyaratan ini, untuk mendapat lisensi profesional. Dari nilai total seribu sekian, klub-klub Indonesia harus memenuhi nilai minimal 600 untuk mendapat lisensi klub pro, tandas lulusan Universitas Westminster Inggris tersebut. (den/dzi)
Menurut CEO PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS), , klub-klub yang akan berlaga di level tertinggi, 2014 mendatang harus memiliki sertifikat klub profesional.
Selama ini Indonesia tertinggal dari negara-negara lain. Sejak 2008 sebetulnya kita sudah dimandatkan. Untuk 2014 mendatang, tak ada tawar menawar lagi. Klub-klub harus memiliki lisensi profesional, ujar pria yang juga merupakan anggota Joint Committee ini, pada , Jumat (28/09).
Sebelumnya, di awal musim lalu, AFC, melalui Direktur Kompetisi mereka, Suzuki Tokuaki, telah memaparkan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapat lisensi profesional. Lima aspek tersebut adalah: legalitas, finansial, infrastruktur, sporting dan personal.
Widja menambahkan, ada poin minimal yang harus diraih klub-klub Indonesia dalam memenuhi lima persyaratan ini, untuk mendapat lisensi profesional. Dari nilai total seribu sekian, klub-klub Indonesia harus memenuhi nilai minimal 600 untuk mendapat lisensi klub pro, tandas lulusan Universitas Westminster Inggris tersebut. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terancam Tanpa Pemain ISL, Tim PON Jatim Pusing
Bola Indonesia 12 Februari 2016, 13:31
-
Gantikan ISL, Indonesia Super Competition Akan Digelar
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 19:00
-
La Nyalla Hadiri Pertemuan PT Liga Dengan Klub ISL
Bola Indonesia 16 Januari 2016, 17:44
-
Sukses Gelar Piala Presiden, Saatnya Mahaka Jadi Operator Liga?
Editorial 21 Oktober 2015, 11:59
-
Fatamorgana Sepakbola Indonesia
Editorial 15 Oktober 2015, 15:50
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










