Selidiki Match Fixing, Komdis PSSI Panggil PT Liga dan Djamal Aziz
Editor Bolanet | 25 Agustus 2015 00:55
- Komisi Disiplin PSSI terus melakukan pengembangan kasus match fixing yang melibatkan Persipur Purwodadi di Divisi Utama pada 2013. Tidak tanggung-tanggung, mereka bakal meminta keterangan dari PT Liga Indonesia dan Anggota Komite Eksekutif PSSI, Djamal Aziz, Kamis (3/9) mendatang.
Ketua Komdis, Ahmad Yulianto, menerangkan jika panggilan PT Liga dan Djamal Aziz, merujuk pada keterangan yang disampaikan , mantan pelatih Persipur Purwodadi, usai hadir dalam panggilan ketiga Komdis PSSI, pada sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8).
Komdis bukan hanya menghukum, tapi juga memberikan catatan, termasuk bantuan. Menghilangkan match fixing memang tidak mudah, tapi setidaknya bisa mengeliminir dan bisa memberi pengaruh ke sepak bola Indonesia, tambahnya.
Pemanggilan PT Liga dan Djamal Aziz untuk memeriksa kebenaran pernyataan Gunawan. Sebab tadi kami memeriksa Gunawan sehubungan dengan pernyataan di salah satu televisi dan media massa, terang Ahmad Yulianto.
Lebih lanjut, Ahmad menyatakan ada catatan penting yang ingin dikembangkan. Untuk itu, memanggil PT Liga dan Djamal Aziz karena ada kaitan terutama tetang bagaimana terjadinya match fixing.
Dijelaskan saat itu, terjadi karena kompetisi tidak punya sistem degradasi sehingga tim papan bawah cenderung bermain. Ini yang ingin kami dalami. Djamal Aziz dipanggil karena menurut Gunawan beberapa kali coba ditelepon, tuturnya.
Sebelumnya, Gunawan beberapa kali tidak hadir meski diundang. Selain itu, Gunawan juga sempat mengaku ikut terlibat. Tak hanya dirinya, namun juga menyebut manajer hingga tukang cuci mengetahui pengaturan pertandingan yang melibatkan Persipur Purwodadi di Divisi Utama pada 2013.
Saya mengulas kembali, tidak ada ditambahkan atau dikurangi, pungkas Gunawan. [initial]
(esa/pra)
Ketua Komdis, Ahmad Yulianto, menerangkan jika panggilan PT Liga dan Djamal Aziz, merujuk pada keterangan yang disampaikan , mantan pelatih Persipur Purwodadi, usai hadir dalam panggilan ketiga Komdis PSSI, pada sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (24/8).
Komdis bukan hanya menghukum, tapi juga memberikan catatan, termasuk bantuan. Menghilangkan match fixing memang tidak mudah, tapi setidaknya bisa mengeliminir dan bisa memberi pengaruh ke sepak bola Indonesia, tambahnya.
Pemanggilan PT Liga dan Djamal Aziz untuk memeriksa kebenaran pernyataan Gunawan. Sebab tadi kami memeriksa Gunawan sehubungan dengan pernyataan di salah satu televisi dan media massa, terang Ahmad Yulianto.
Lebih lanjut, Ahmad menyatakan ada catatan penting yang ingin dikembangkan. Untuk itu, memanggil PT Liga dan Djamal Aziz karena ada kaitan terutama tetang bagaimana terjadinya match fixing.
Dijelaskan saat itu, terjadi karena kompetisi tidak punya sistem degradasi sehingga tim papan bawah cenderung bermain. Ini yang ingin kami dalami. Djamal Aziz dipanggil karena menurut Gunawan beberapa kali coba ditelepon, tuturnya.
Sebelumnya, Gunawan beberapa kali tidak hadir meski diundang. Selain itu, Gunawan juga sempat mengaku ikut terlibat. Tak hanya dirinya, namun juga menyebut manajer hingga tukang cuci mengetahui pengaturan pertandingan yang melibatkan Persipur Purwodadi di Divisi Utama pada 2013.
Saya mengulas kembali, tidak ada ditambahkan atau dikurangi, pungkas Gunawan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
















