Semen Padang Dukung Pengurangan Kuota Pemain Asing
Editor Bolanet | 24 Juli 2014 12:47
- Rencana pengurangan kuota pemain asing di Indonesia Super League disambut gembira Erizal Anwar. CEO Semen Padang ini mengaku siap mendukung, jika program ini jadi direalisasikan.
Kami siap mendukung kalau rencana tersebut direalisasikan, ujar Erizal, pada .
Erizal menilai, rencana pengurangan kuota pemain asing tersebut akan sangat menguntungkan. Bagi klub, menurut Erizal, pengurangan tersebut bakal mengurangi beban finansial, yang selama ini kerap terkuras membayar gaji pemain asing yang selangit.
Selain itu, rencana ini juga akan menguntungkan Timnas Indonesia, sambungnya. Dengan pengurangan pemain asing, peluang talenta muda pesepakbola Indonesia untuk berkembang kian besar.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia melempar wacana mengurangi kuota pemain asing klub Indonesia Super League (ISL). Pada kompetisi musim depan, klub ISL hanya diperbolehkan memakai maksimal tiga tenaga pemain impor, yang terdiri dari dua pemain non-Asia dan seorang pemain Asia.
Saat ini, klub-klub peserta kompetisi level tertinggi diperbolehkan memakai maksimal empat pemain asing, terdiri dari tiga pemain non-Asia dan seorang pemain Asia.
Ada banyak alasan pengurangan kuota pemain asing ini. Salah satunya adalah meringankan beban finansial klub, ujar CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono. [initial]
(den/pra)
Kami siap mendukung kalau rencana tersebut direalisasikan, ujar Erizal, pada .
Erizal menilai, rencana pengurangan kuota pemain asing tersebut akan sangat menguntungkan. Bagi klub, menurut Erizal, pengurangan tersebut bakal mengurangi beban finansial, yang selama ini kerap terkuras membayar gaji pemain asing yang selangit.
Selain itu, rencana ini juga akan menguntungkan Timnas Indonesia, sambungnya. Dengan pengurangan pemain asing, peluang talenta muda pesepakbola Indonesia untuk berkembang kian besar.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia melempar wacana mengurangi kuota pemain asing klub Indonesia Super League (ISL). Pada kompetisi musim depan, klub ISL hanya diperbolehkan memakai maksimal tiga tenaga pemain impor, yang terdiri dari dua pemain non-Asia dan seorang pemain Asia.
Saat ini, klub-klub peserta kompetisi level tertinggi diperbolehkan memakai maksimal empat pemain asing, terdiri dari tiga pemain non-Asia dan seorang pemain Asia.
Ada banyak alasan pengurangan kuota pemain asing ini. Salah satunya adalah meringankan beban finansial klub, ujar CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono. [initial]
Jangan Lewatkan!
Ditunjuk Tangani Timnas U-21, Rudi Mengaku Belum Tahu
Persipura Batal Gelar Pemusatan Latihan di Batu
Persiba Bantul Rencanakan Latihan Pasca Lebaran
Persela Mulai Was-was Soal Peluang Lolos 8 Besar
Soal Klub ISL Bermasalah, Ini Kata Joko Driyono
Libur Lebaran, Pemain Persepam MU Harus Jaga Kondisi
Sambut Lebaran, Gresik United Libur Lima Hari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










