Semen Padang Kian Terpuruk di Zona Degradasi, Imran Nahumarury: Hujan Bukan Alasan, Saya Kecewa!
Afdholud Dzikry | 21 April 2026 08:07
Bola.net - Semen Padang FC harus menelan pil pahit saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Berlaga di Stadion GOR Haji Agus Salim, Senin (20/4/2026), tim berjuluk Kabau Sirah itu dipaksa menyerah dengan skor 0-2.
Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi tuan rumah karena kalah tiga kali beruntun. Sebelumnya, Firman Juliansyah dan kawan-kawan juga tumbang dari Persib Bandung dan Persis Solo. Tekanan besar kini membayangi skuat asal Ranah Minang tersebut.
Hasil negatif ini membuat posisi Semen Padang kian terhimpit di papan bawah klasemen. Mereka tertahan di peringkat ke-17 yang merupakan zona degradasi. Sejauh ini, mereka baru mengoleksi 20 poin dari total 28 pertandingan.
Sebaliknya, kemenangan ini sangat berarti bagi Persijap untuk menjauh dari papan bawah. Tim tamu kini menduduki posisi ke-13 dengan torehan 28 poin. Persaingan di papan bawah Super League musim ini pun dipastikan semakin sengit.
Kegagalan Strategi Imran Nahumarury
Semen Padang sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Anak asuh Imran Nahumarury gencar mengeksploitasi pertahanan tim tamu melalui sektor sayap. Namun, skema serangan mereka selalu kandas di tangan lini belakang Persijap yang tampil solid.
Gawang tuan rumah yang dikawal Arthur Augusto akhirnya bobol lewat aksi Rendi Saepul pada menit ke-37. Jelang turun minum, Persijap menggandakan keunggulan melalui eksekusi penalti Carlos Henrique Franca. Skor 0-2 ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang akhir laga.
"Apa yang inginkan tidak tercapai. Pasti kecewa," kata pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury seperti dilansir dari Antara.
"Saya tidak mau cari alasan. Namun, begitulah ketika tidak ada peluang, ya, maka tidak terjadi gol. Sementara lawan punya peluang dan mencetak gol," sambungnya.
Faktor Hujan Bukan Jadi Alasan
Laga yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Padang memunculkan spekulasi hambatan teknis bagi pemain. Namun, Imran secara tegas menepis anggapan bahwa cuaca menjadi penyebab utama kekalahan timnya. Baginya, pemain profesional harus bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan apa pun.
Persoalan efektivitas menjadi catatan merah yang paling menonjol dalam laga ini. Strategi yang telah dirancang selama satu pekan latihan tidak tereksekusi dengan baik di lapangan. Tuan rumah gagal memanfaatkan status sebagai tim kandang untuk mengamankan poin penuh.
"Kalau memang pemain profesional, tidak ada alasan (hujan)," kata Imran.
"Strategi yang disiapkan selama seminggu terakhir juga tidak berjalan sesuai harapan," tambahnya.
Permohonan Maaf dan Fokus Enam Laga Sisa
Kekecewaan tidak hanya dirasakan oleh staf pelatih, tetapi juga merembet ke bangku penonton. Suporter tuan rumah meluapkan rasa frustrasi mereka dengan lagu-lagu bernada sarkasme dan petasan. Atmosfer di sekitar GOR Haji Agus Salim sempat memanas akibat rentetan hasil negatif ini.
Gelandang Semen Padang, Ricki Ariansyah, mengakui adanya kesalahan kolektif dari sisi pemain. Meski posisi tim sedang kritis, ia menolak untuk menyerah pada keadaan sekarang. Masih ada enam pertandingan tersisa yang harus dimaksimalkan untuk lolos dari jeratan degradasi.
"Ini murni kesalahan kami. Kami harus berbenah untuk pertandingan selanjutnya," tutur Ricki Ariansyah.
"Mohon maaf kepada para pendukung karena gagal mempersembahkan tiga poin. Tetap dukung kami hingga akhir musim," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









