Seperti Thomas Tuchel, Iwan Setiawan Punya Kebiasaan Unik Ini Saat Melatih
Serafin Unus Pasi | 14 Juli 2021 22:02
Bola.net - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan punya kebiasaan unik saat memimpin latihan timnya. Juru taktik kelahiran Medan itu sering naik ke tribun suporter, bahkan sampai ke panggung tempat dirigen berdiri.
Kebiasaan itu dilakukan Iwan Setiawan ketika timnya sedang berlatih organisasi maupun game. Alasannya karena dia ingin pandangannya lebih luas untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan timnya.
”Yang jelas angle, dimana kalau kita berdiri di atas, apalagi pada saat kita latihan organisasi, kalau kita berdirinya di atas kita akan lebih mudah melihat semuanya,” katanya kepada Bola.net.
”Jadi yang saya ambil itu adalah anglenya, jadi sudut pandangan saya mencakup seluruhnya,” imbuh pelatih yang pernah menukangi Persebaya Surabaya tersebut.
Iwan mengaku sudah melakukan kebiasaan tersebut sejak awal 2000-an. Cara itu juga terus dia pertahankan ketika melatih di Persija Jakarta, Borneo FC, Persebaya hingga saat ini di Persela Lamongan.
”Saya lakukan itu sebenarnya sudah lama, cuma saya bingung aja kenapa di Liga 1 kok itu jadi sesuatu yang baru, padahal saya sudah lama,” Iwan menambahkan.
“Boleh tanya sama Nabil (Husein), bosnya Borneo, dari tahun 2013 sudah seperti itu, saya melatih Persija 2010, begitu game saya sudah di atas, begitu jelek saya turun lagi, bicara, baru naik lagi,” tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Terinspirasi Pelatihnya di Timnas U-16
Dikatakan Iwan, kebiasaan itu dilakukan karena dia terinspirasi pelatihnya ketika dia memperkuat Timnas Indonesia U-16 pada tahun 1999. Yakni juru taktik asal Jerman, Bernard Schumm.
”Setiap game apalgi latihan organisasi dia di atas, jadi saya terinspirasi dari situ, begitu saya jadi pelatih saya melakukan hal yang sama dengan beliau,” paparnya.
Menurut Iwan, kebiasaan tersebut sebenarnya sudah populer di Eropa, utamanya di Jerman. Bahkan, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel juga sering melakukannya.
”Waktu kami di Alaves yang kemarin Pro License juga untuk pelatih sama analyzer juga di atas, jadi alhamdulilah jujur aja saya melakukan itu dari tahun 2000,” pungkasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thomas Tuchel Jauhkan Inggris dari Label Favorit Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Skotlandia Patahkan Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:31
-
Link Live Streaming Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 21:30
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:56
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:40
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:12
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao
Piala Dunia 14 Juni 2026, 19:43
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















