Seto Nurdiantoro Harap Suporter Indonesia Bisa Lebih Cerdas
Ari Prayoga | 26 September 2019 01:55
Bola.net - Sebuah asa diungkapkan Seto Nurdiyantoro ihwal rivalitas antarkelompok suporter di Indonesia. Mantan penggawa Timnas Indonesia tersebut berharap ke depannya suporter bisa lebih cerdas dalam mendukung tim kesayangan mereka.
"Semua suporter harus dewasa. Sepak bola adalah ajang persahabatan dan persaudaraan," ucap Seto.
"Saya berharap, ke depannya, suporter bisa lebih cerdas dan smart lagi," sambung pria yang saat ini berstatus Pelatih PSS Sleman tersebut.
PSS Sleman sendiri menjadi saksi langsung adanya rivalitas antarkelompok suporter di Indonesia. Para penggawa Super Elja, julukan PSS Sleman, melihat langsung sejumlah orang yang disebut dari salah satu kelompok pendukung mereka, BCS, menjadi sasaran pengeroyokan sejumlah Aremania, julukan suporter Arema.
Insiden ini terjadi pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (24/09). Menurut panpel Arema, ada delapan orang dari kelompok BCS yang mengalami insiden pengeroyokan pada pertandingan tersebut.
Tak hanya hal tersebut, para penggawa PSS Sleman sendiri juga mendapat teror ketika berada di hotel tempat mereka menginap. Mereka diganggu sejumlah orang yang menyalakan petasan di sekitar hotel.
Bagaimana Seto melihat iklim rivalitas antarkelompok suporter di Indonesia? Simak di bawah ini.
Harap Suporter Hentikan Permusuhan
Menurut Seto, ia berharap agar segala bentuk permusuhan antarkelompok suporter, apa pun bentuknya, dihentikan. Namun, pria berusia 45 tahun ini menambahkan, ia tak bisa memaksa individu per individu suporter mengikuti keinginannya tersebut.
"Rasa fanatisme mereka pasti akan muncul," tutur Seto.
"Namun, harapan saya, ke depannya hal seperti ini bisa jadi kenyataan," sambungnya.
Seto menyebut, suporter merupakan bagian penting dari kualitas tim nasional. Dengan suporter yang bagus, kualitas kompetisi akan meningkat.
"Semua pasti ingin sepak bola Indonesia maju. Kalau semua berjalan dengan baik, akan muncul kompetisi yang baik. Ini akan menghasilkan pemain-pemain yang berkualitas," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













