Singo Edan Hindari Hasil Imbang di Padang
Editor Bolanet | 28 Oktober 2014 10:17
CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mengutarakan jika laga tersebut tidak bisa dipandang biasa saja. Melainkan, sebagai laga hidup mati. Sebab, bakal menentukan langkah Singo Edan untuk bisa lolos ke semifinal
Padahal sebenarnya, skuat arahan Suharno tersebut, hanya butuh satu poin saja atau hasil imbang. Sayangnya, hal tersebut rupanya tidak berlaku bagi Manajemen maupun tim pelatih Arema.
Tentunya, kami harus meraih tiga poin. Karena hasil imbang, terlalu riskan. Terlalu berisiko jika hanya menargetkan imbang. Sehingga kami menargetkan kemenangan dan poin sempurna saat dijamu Semen Padang, ujarnya.
Arema kini menempati puncak klasemen sementara dengan raihan 10 poin. Sementara Kabau Sirah dan Persipura Jayapura, sama-sama mengemas 9 poin. Semen Padang di peringkat kedua karena unggul selisih gol. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persija Jakarta 22 Desember 2025
Bola Indonesia 21 Desember 2025, 17:11
-
Bencana Alam Sumatra Tak Pengaruhi Jadwal Pertandingan BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 19 Desember 2025, 20:35
-
BRI Super League: 6 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Persija Hadapi Semen Padang
Bola Indonesia 18 Desember 2025, 23:46
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













