Sisi Gelap Kehidupan Pesepak Bola Indonesia Terekspos, Ini Pesan Legenda Arema FC
Serafin Unus Pasi | 12 Maret 2024 20:42
Bola.net - Salah seorang pesepak bola senior, Ahmad Bustomi, buka suara soal fenomena yang kerap terjadi, pesepak bola layu ketika masih berada di usia emas. Eks penggawa Arema FC ini menyebut bahwa memang tak mudah menjadi pesepak bola profesional.
Bustomi, sebagai pemain yang sudah kenyang makan asam garam kehidupan di kancah sepak bola Indonesia, berusaha mengingatkan para pesepak bola muda soal kerasnya kehidupan di lapangan hijau. Nasihat ini ia tuangkan melalui sejumlah cuitan melalui akun @Bustomi_19.
Dalam cuitannya tersebut, Bustomi mengaku kerap berdiskusi dengan para pemain muda di sejumlah klub yang sempat dibelanya. Ia berdiskusi karena merasa sudah lebih dulu terjun di kancah sepak bola Indonesia. Dalam diskusi tersebut, Bustomi menyebut bahwa pesepak bola di Indonesia tak ubahnya seorang artis, karena sama-sama mendapat sorotan media.
"Nah…karena sebagai Tukang Balbalan anda adalah publik figur. Banyak di idolakan mulai anak2 sampe emak2. Tindakanmu selalu di sorot
Harus bijak juga dalam menggunakan media sosial…," cuit pria yang karib disapa Cimot tersebut.
Lebih lanjut, Cimot juga menggarisbawahi pesan salah seorang legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas, soal kehidupan pesepak bola profesional. Bepe, sapaan karib Bambang Pamungkas, pernah berkata, 'Pesepak bola dinilai di lapangan, bukan di luar lapangan'.
"Sebuah kalimat yang kurang banyak di pahami oleh beberapa pemain muda Indonesia," cuit Cimot.
Cari Abang-Abangan yang Tak Cuma 'Menyala'
Selain itu, Cimot juga menyinggung pentingnya mencari teladan yang baik dari sosok pemain senior. Pria yang juga telah mengantongi lisensi kepelatihan ini meminta kepada para pesepak bola muda untuk meneladan para pemain senior yang 'benar'.
"Why??? Karier sepakbola tergantung seniormu siapa waktu junior," tuturnya.
Cimot pun mengenang saat ia sempat sekamar dengan Bima Sakti di Persema Malang. Menurutnya, sosok Bima banyak mengajarkannya kehidupan pesepak bola profesional, baik di dalam atau luar lapangan.
"Mas Bima tidak hanya mengajarkanku menjadi seorang Tukang Balbalan di dalam lapangan tapi juga kehidupan di luar lapangan sepakbola," cuit Cimot.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







